Laksmi Pamuntjak

    Article

    N/A

    History

    Laksmi Pamuntjak kerap menyumbang tulisan tentang politik, sastra, film, makanan, dan musik klasik di majalah Tempo, Jakarta Post, Djakarta!, The Jakarta Globe, dan Jurnal Prisma. Ia juga salah satu pendiri Toko Buku Aksara di Jakarta.



    Karya-karyanya termasuk empat edisi The Jakarta Good Food Guide; dua himpunan puisi, Ellipsis (salah satu buku yang direkomendasi oleh harian Inggris, The Herald UK, di pengujung tahun 2005) dan The Anagram (2007); sebuah telaah filosofis tentang hubungan manusia, kekerasan, agama dan mitologi yang dibukukan sebagai Perang, Langit dan Dua Perempuan (2006); sebuah kumpulan cerpen yang diilhami sejumlah lukisan, The Diary of R.S.: Musings on Art; dan dua terjemahan karya Goenawan Mohamad, Goenawan Mohamad: Selected Poems (2004) dan On God and Other Unfinished Things (2007).



    Pada 2009, Laksmi menjadi salah satu juri internasional The Prince Claus Fund Award yang berbasis di Amsterdam. Pada bulan Juli 2012, ia terpilih sebagai wakil Indonesia dalam Poetry Parnassus di London, festival puisi terbesar dalam sejarah Britania Raya yang digelar khusus untuk mengiringi Olimpiade 2012.


    Novelnya, Amba, yang telah terbit dalam bahasa Inggris dengan judul The Question of Red, telah dicetak ulang beberapa kali dan menjadi national bestseller.

Related Books