MIWF Writers

    Article

    Ama Achmad bergiat di Komunitas Literasi Babasal Mombasa’ dan pegiat Malam Puisi Luwuk. Puisi-puisinya dimuat dalam beberapa antologi.

    Cicilia Oday. Cerpen-cerpennya pernah dimuat di media nasional dan beberapa buku antologi cerpen bersama seperti Hampir Sebuah Metafora, Ikan Kaleng, dan Dodolit-dodolit Dodolibret.

    Deasy Tirayoh bermukim di kota Kendari. Bergiat di komunitas Rumah Andakara. Buku kumpulan cerpennya adalah Tanda Seru di Tubuh (2015).

    Dicky Senda lahir dan tinggal di Mollo, Timor Tengah Selatan. Menulis buku Cerah Hati, Kanuku Leon dan Hau Kamelin dan Tuan Kamlasi. Bergiat di Komunitas Sastra Dusun Flobamora.

    Emil Amir, orang Sinjai. Beberapa cerpennya meraih penghargaan tingkat nasional. Cerpen penyuka alpukat ini juga dimuat di majalah dan di koran nasional. Cerpennya masuk Cerpen Pilihan Kompas 2012. Oktober 2013 diundang di Ubud. Twitter: @emilamir2.

    Erni Aladjai bergiat di Komunitas Salanggar. Bukunya; Pesan Cinta dari Hujan (2010), Kei (2013), Ning di Bawah Gerhana (2014), Dari Kirara untuk Seekor Gagak (2015).

    Faisal Oddang lahir di Wajo, 18 September 1994. Belajar Sastra Indonesia di Universitas Hasanuddin. Menulis novel Pertanyaan kepada Kenangan dan Puya ke Puya. Surat-menyurat ke faisaloddang@ gmail.com.

    Ibe S. Palogai menetap di Makassar. Buku puisinya Solilokui (2012).

    Irma Agryanti lahir di Mataram, Lombok. Buku puisi perdananya adalah Requiem Ingatan (2013). Bergiat di Komunitas Akar Pohon Mataram.

    Jamil Massa lahir dan tinggal di Gorontalo. Buku puisinya adalah Sayembara Tebu (2016) dan Pemanggil Air (2017).

    Mario F. Lawi bergiat di Komunitas Sastra Dusun Flobamora. Buku-buku puisinya adalah Memoria, Ekaristi, Lelaki Bukan Malaikat dan Mendengarkan Coldplay.

    History

    N/A

Related Books