Manuskrip Sajak Sapardi Djoko Damono (Limited Edition)

Summary

Manuskrip sajak Sapardi Djoko Damono merupakan harta karun yang berharga – sebagai bahan informasi bagi penikmat puisi SDD agar dapat lebih mengenalnya, sebagai data sejarah sastra untuk peneliti, serta sebagai artefak budaya yang perlu diperlihatkan kepada masyarakat. Buku Manuskrip Sajak ini dirancang seperti album kolase gambar yang dibagi dalam periode tahunan, sejak 1958 sampai 1968, juga 1970-an. Gambar-gambarnya adalah manuskrip itu sendiri, yang satu sama lain bisa saja tidak berkaitan, bisa juga iya. Sengaja manuskrip ini ditumpuk dan ditata tidak dengan sangat rapi, seperti halnya sketsa yang spontan, mengalir apa adanya…
No. GM : 617202041
ISBN : 978-602-03-5538-2
Price : Rp 360.000
Total Pages : 226 Pages
Size : 28x22cm
Date Published : 25 September 2017
Book Format : Softcover
Category : Poetry

    No reviews

Sapardi Djoko Damono

Sapardi Djoko Damono

Sapardi Djoko Damono lahir di Solo, 20 Maret 1940. Saat ini berprofesi sebagai guru besar pensiun Universitas Indonesia (sejak 2005) dan guru besar tetap pada Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta (2009). Ia mengajar & membimbing mahasiswa di Pascasarjana Universitas Indonesia, Institut Kesenian Jakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Institut Seni Indonesia Solo.



Buku puisinya antara lain Mata Pisau (1974), Akuarium (1974), duka-Mu abadi (1979), Perahu Kertas (1984), Sihir Hujan (1984), Hujan Bulan Juni (1994), Arloji (1998), Ayat-ayat Api (2000), Mata Jendela (2001), Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? (2002), Kolam (2009), Namaku Sita (2012), dan Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita (2012).



Buku fiksinya berjudul Pengarang Telah Mati (2001), Membunuh Orang Gila (2003), Sup Gibran,   (2011), Pengarang Belum Mati (2011), Pengarang Tak Pernah Mati (2011), Pada Suatu Hari Nanti / Malam Wabah (2013), Jalan Lurus (2014), dan Arak-arakan (2014). Puisi dan esai beliau telah diterjemahkan ke dalam antara lain bahasa Inggris, Jerman. Prancis, Belanda, Arab, Jepang, China, Jawa, Bali, Italia, Portugis, Korea, Tagalog, Thai, Malayalam, Rusia, serta Urdu.    



Hadiah dan penghargaan yang diraih oleh Sapardi antara lain Cultural Award (1978) dari Australian Cultural Council, Anugerah Puisi Putra (1983) dari Dewan Bahasa dan Sastra Malaysia, Hadiah Sastra (1984) dari Dewan Kesenian Jakarta, SEA-Write Award (1986) dari Thailand, Anugerah Seni (1990) dari Pemerintah RI, Kalyana Kretya (1996) dari Pemerintah RI, hadiah sebagai penerjemah terbaik untuk novel John Steinbeck, The Grapes of Wrath (1999) dari Yayasan Buku Utama, Satyalencana Kebudayaan (2002) dari Presiden RI, Khatulistiwa Literary Award (2004) untuk buku Puisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan, dan Penghargaan untuk Pencapaian Seumur Hidup dalam Sastra dan Pemikiran Budaya (2012) dari Akademi Jakarta.



Buku Sapardi yang terbit di Gramedia Pustaka Utama berjudul Hujan Bulan Juni edisi hard cover (2013),  Bilang Begini, Maksudnya Begitu (2014), dan Trilogi Sukram (2015). Beliau bisa disapa di @SapardiDD.

Books by Sapardi Djoko Damono

  • SEGI TIGA (sebuah novel)
    Literary

    SEGI TIGA (sebuah novel)

     
  • Menghardik Gerimis
    Short Stories

    Menghardik Gerimis

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.