Ozzy Blak-Blakan

    Author Harry Shaw
    No GM N/A
    ISBN 979-22-1048-2
    Price Rp 37.500
    Size 15,5 x 23,5
    Total Pages N/A
    Date Published 27 Oct, 2004
    Category Non Fiction: Entertainment

Sinopsis

OZZY OSBOURNE tak pernah melakukan apa pun setengah-setengah, meskipun tantangan hidup yang dihadapinya tidak pernah mudah diatasi. Perpecahan band yang menyakitkan, kebangkrutan finansial, kecanduan alkohol, bahkan reputasi buruk sebagai pemakan hewan hidup-hidup di depan publik dilakoni dengan caranya yang khas: ala Ozzy. Ujung-ujungnya, ia justru tampil lebih cemerlang.

Sekarang dia menjadi idola bagi jutaan anak metal, pendiri Ozzfest, dan bintang pertunjukan MTV The Osbournes. Dalam buku ini dia mengutarakan pengalaman dan pendapatnya tentang banyak hal, mulai dari tempat pemotongan hewan di Birmingham ke grup legendaris Black Sabbath sampai karier solonya dan Ozzfest.

"Tato pertamaku di tangan, tulisannya `OZZY`. Waktu itu umurku 14 tahun. Aku pulang dan memamerkannya pada ayahku... dia lalu menghajarku habis-habisan!"

"Aku nggak pernah mengira aku bakal jadi orang atau melakukan sesuatu yang besar. The Beatles-lah yang mula-mula membuatku bermimpi. Dan itulah tiketku keluar dari sana: kepingin bikin sesuatu. Yang paling aneh adalah hal itu benar-benar terjadi."

"Waktu kami baru mulai, nggak ada perusahaan rekaman yang mau tahu. Mereka bahkan nggak mau repot-repot mendengarkan demo kami untuk melihat apakah musik kami bagus. Kami ditolak mentah-mentah. Dan kami melewati masa-masa yang benar-benar buruk."

"Aku berburu kelinci dan burung dara tukang susu, tukang pos, petugas pajak, tetangga..."

"Aku berhenti merokok tahun ini, setelah mencoba selama 40 tahun. Sebagai penyanyi, merokok adalah hal terburuk yang bisa kamu lakukan. Aku belum menyentuh rokok lagi, jika kalau sekarang pertunjukanku payah, itu bukan salahku."

"Aku selalu nangis, waktu aku dan istriku nonton film-film cengeng. Aku duduk di bioskop dengan mata merah dan basah, terus anak-anak datang dan bilang, `Hei, Ozzy, Satan rules!"

"Aku akan dapat bintang bertuliskan namaku yang ditempatkan di Hollywood Boulevard. Jadi dari 14 Landsdown Road, Birmingham, sampai ke bintang di Hollywood Boulevard-nggak jelek-jelek amat, kan?"

"Aku ini showman yang oke dan entertainer yang oke. Aku nggak pernah berpura-pura menjadi lebih dari itu."

Related Books