Living Sacrifice

    Author Alberthiene Endah
    No GM N/A
    ISBN 978-602-03-2136-3
    Price Rp 178.000
    Size 15 x 23
    Total Pages N/A
    Date Published 08 Oct, 2015
    Category Non Fiction: Biography

Sinopsis

Perjalanan hidup saya mungkin tidak penting. Tapi saya selalu menganggap penting bagaimana cara saya menyikapi hidup dari waktu ke waktu. Sebab dari situlah pendewasaan diri saya terbentuk. Ya, seperti juga diri setiap orang, saya pun mengalami banyak drama. Hari ini saya melihat semua itu sebagai sekolah kehidupan….

What Tahir did is a great dedication. The world is entering a golden age of philanthropy. I think it’s human nature to want to help people who are suffering—when you can see the suffering. Technology is making it easier to see people who are struggling, whether they live in your own community or halfway around the world. That’s one reason why generosity is growing. Whether it is through volunteering time or giving money, people recognize their role as global citizens and see that they have many ways of helping others.
—Bill Gates

Tahir bisa melihat sisi yang jarang disadari orang ini. Dia mampu membaca persoalan personal para prajurit. Bahwa mereka juga manusia, yang memiliki kegelisahan akan
kehidupan keluarga. Jiwa humanisnya pun masuk ke dalam persoalan ini.
—Jend. Purn. Moeldoko (Mantan Panglima TNI)

Para konglomerat memiliki peranan penting untuk ikut menciptakan situasi produktivitas bangsa yang sehat, indah, dinamis dan berenergi positif. Harus ada motivasi kuat untuk memberi dedikasi pada Indonesia. Bukan hanya memikirkan keuntungan bagi konglomerasinya sendiri. Bahkan, melihat kesempatan besar yang diterima para konglomerat dan dukungan langsung dari masyarakat, sudah seharusnya para konglomerat berada di garda depan sebagai salah satu penanggungjawab dunia ekonomi Indonesia. Menjaga kestabilan ekonomi bukan hanya tugas pemerintah. Tapi kita semua.
—B.J. Habibie (Presiden Republik Indonesia 1998–1999)

Related Books