Korupsi: Melacak Arti, Menyimak Implikasi

    Author B. Herry Priyono
    No GM 618222034
    ISBN 978-602-06-1905-7
    Price Rp 195.000
    Size 15x23cm
    Total Pages 684 pages
    Date Published 12 Nov, 2018
    Category Non Fiction: Politics

Sinopsis

Apa itu korupsi? Buku ini adalah upaya melibati pertanyaan itu. Dengan melacak jauh ke masa silam, suatu horizon terbentang untuk memahami lintasan perkembangan arti korupsi hingga hari ini. Pengertian korupsi terjahit integral dengan cita-cita tatanan dan tata-kelola yang baik, tidak lekang oleh waktu, dan bukan monopoli tradisi kebudayaan atau peradaban tertentu. Korupsi berkembang menjadi konsep khas yang digulati para filsuf, teolog, pujangga, negarawan, aktivis, pembaharu, dan para ilmuwan sosial. Bagaimana dahulu korupsi dipahami? Bagaimana sekarang korupsi menjadi idiom moral yang integral dalam kehidupan publik? Dengan melibati persoalan itu
melalui kisah penuh paradoks dan ironi, buku ini dapat menjadi teman bagi para peneliti, dosen, pendidik, mahasiswa, hakim, pengacara, agamawan, pejabat, pembuat dan pengambil kebijakan, aktivis, politisi, profesional dan para peminat lain dari latar belakang beragam.

Karya akademis ini merupakan hasil studi mendalam dan karenanya akan memberikan kontribusi luar biasa di tengah kelangkaan pustaka berbahasa Indonesia yang memiliki horizon luas bagi kajian korupsi dan gerakan anti-korupsi. Selain memaparkan hasil pelacakan historis yang komprehensif, kitab karya B. Herry Priyono menyajikan pendekatan dan perspektif beragam ihwal korupsi dan gerakan anti-korupsi. Tidak ada keraguan sama sekali, kitab ini akan memberi fondasi baru dalam memahami korupsi dan sekaligus menjadi “darah segar” gerakan anti-korupsi di Indonesia.
—Prof. Dr. Saldi Isra
Hakim Konstitusi RI dan Guru Besar Universitas Andalas

Buku ini berhasil dengan fasih menjelaskan korupsi yang menghimpit peradaban dengan pendekatan multi-disiplin yang sempurna. Saya belajar banyak dari setiap alineanya, sehingga “wajib” dibaca oleh anak bangsa yang peduli akan masa depan negeri tercinta.
—Laode M. Syarif, Ph.D.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dosen Universitas Hasanuddin

Related Books