Antologi Rasa (Cover Film)

    Author Ika Natassa
    No GM 619171005
    ISBN 978-979-22-8809-4
    Price Rp 85.000
    Size 13,5x20cm
    Total Pages 344 pages
    Date Published 04 Feb, 2019
    Category Fiction: Romance

Sinopsis

"Antologi Rasa adalah salah satu karya yang mewakili sebuah generasi. Tidak banyak novel yang melekat pada hati setiap pembacanya, seolah mereka bisa hidup merasakan “rasa” dari setiap tokohnya. Cerita yang mampu meninggalkan ragam emosi. Sangat mudah bagi kita untuk jatuh
cinta pada novel ini, karena Ika Natassa menuturkannya begitu tulus."
Herjunot Ali

"This book speaks to me in volumes I cannot completely express without immense adoration. It made me laugh, it made me cry, and it made me feel like I could relate to each character. It tugs at your heartstrings much harder than just any love story. It’s not just about romance, it’s about friendship, renewal, and appreciation. A lighthearted story that cuts you deep.
Carissa Perusset

K e a r a
We both are just people who worry about the breaths we take, not how we breathe.
How can we be so different and feel so much alike, Rul?
Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuatku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bintang di langit pekat Singapura ini, aku masih cinta, Rul. Dan kamu mungkin tidak akan pernah tahu.
Three years of my wasted life loving you.

R u l y
Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah bahwa sampai sekarang gue merasa mungkin satu-satunya momen yang bisa mengalahkan senangnya dan leganya gue subuh itu adalah kalau suatu hari nanti gue masuk ke ruangan rumah sakit seperti ini dan Denise sedang menggendong bayi kami yang baru dia lahirkan. Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah rasa hangat yang terasa di dada gue waktu suster membangunkan gue subuh itu dan berkata, “Pak, istrinya sudah sadar,” dan bahwa gue bahkan tidak sedikit pun berniat mengoreksi pernyataan itu. Mimpi aja terus, Rul.

H a r r i s
Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo? Mungkin gue nggak akan pernah tahu. Karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan-perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka klepek-klepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, “Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back to being the chauvinistic jerk that I love.” That`s probably as close as I can get to hearing that she loves me.

Tiga sahabat. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?

UNTUK YANG TELAH MENEMUKAN, NAMUN TAK BISA MEMILIKI

Related Books