Cerita Kecil dari Cikini

Sinopsis

Banyak orang mengenal Megawati Soekarnoputri sebagai sosok yang keras, teguh dalam pendirian, tak banyak bicara, bahkan terkesan dingin. Namun, gambaran seperti itu tidak dirasakan sahabat-sahabatnya.

Megawati, yang oleh ayahnya, Bung Karno, dipanggil Ega, di mata sahabat-sahabatnya adalah seorang yang sangat hangat. Perhatiannya pada detail sangat kuat. Kalau terkesan dingin, itu karena dalam menghadapi berbagai masalah Ega lebih mengedepankan analisis daripada komentar spontan.

“Biar kami anak presiden, kalau sudah waktunya belajar, ia cerewetnya bukan main,” ujar Megawati menceritakan tentang Bu Citro, pengasuhnya. Kadang-kadang, karena kesal disuruh terus belajar, Mega dan adik-adiknya menirukan gerak bibir Bu Citro kalau sedang mengomel panjang.

Megawati adalah tali pengikat. Ia muara ke mana orang harus mengadu. Meskipun persoalan yang dihadapi sudah pasti lebih banyak, tetapi ia selalu peduli. Di balik itu semua, Megawati memiliki sense of humor yang tinggi. Ia seorang yang rapi, apik, luwes, dan tentu saja… kenes.

Buku Cerita Kecil dari Cikini memberi gambaran seorang Megawati Soekarnoputri dari sisi kemanusiaannya yang sangat biasa. Lucu, iseng, bandel, dan apa adanya terangkai dalam kisah-kisah yang dijalani dengan sahabat-sahabat yang terjalin sejak sekolah dasar.

Related Books