Gramedia Pustaka Utama

Didirikan tahun 1974, Gramedia Pustaka Utama merupakan bagian dari Kompas Gramedia, jaringan media terbesar di Indonesia. Fokus terbitannya kepada 12 bidang utama: Fiksi Dewasa, Fiksi Remaja, Fiksi Anak, Sastra - Literatur, Bisnis Ekonomi, Social Science, Pengembangan Diri, Kamus & Referensi, Boga, serta Busana & Kecantikan.

Selama lebih dari 40 tahun penerbit Gramedia Pustaka Utama telah menjadi rumah bagi banyak penulis dan buku-buku terbaik di Indonesia. Beberapa nama penulis seperti Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Clara Ng., Agustinus Wibowo, Hermawan Kertajaya, Franz Magnis-Suseno, serta penulis internasional seperti Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell, Dale Carnegie mempercayakan karyanya untuk selalu diterbitkan melalui Gramedia Pustaka Utama.

Karya-karya terbitan Gramedia Pustaka Utama juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional, di antaranya Kusala Sastra Khatulistiwa, Penghargaan IKAPI, Islamic Book Award, Anugerah Pembaca Indonesia, Gourmand World Cookbook Awards, Liberaturpreis Jerman, World Reader's Award, hingga dinominasikan dalam penghargaan Man Booker International Prize.

Di samping itu, Gramedia Pustaka Utama juga selalu mendukung berbagai kegiatan pengembangan literasi di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan berpartisipasi aktif dalam Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, ASEAN Literary Festival, serta Singapore International Writers Festival.

Saat ini, dengan lebih dari 30 ribu judul buku yang telah diterbitkan serta jalinan kerjasama dengan lebih dari 200 penerbit asing terkemuka dari AS, Belanda, Jerman, Belgia, Brasil, Denmark, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Malaysia, dan Swis, Gramedia Pustaka Utama telah berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penerbit buku terbaik di Indonesia.

Di masa depan Gramedia Pustaka Utama berkomitmen untuk tetap berusaha menjadi agen pembaruan bagi bangsa: memilih dan memproduksi buku-buku yang berkualitas, yang  memperluas wawasan, memberikan pencerahan, dan merangsang kreativitas berpikir, dengan dukungan teknologi.

Founded in 1974, Gramedia Pustaka Utama is a part of Kompas Gramedia, Indonesia's largest media network. Gramedia Pustaka Utama focuses its publication on these 12 major areas: Adult Fiction, Young Adult Fiction, Children's Books, Literature, Business & Economy, Social Sciences, Self Improvement, Dictionary & Reference, Culinary Books and Beauty & Fashion.

For more than 40 years Gramedia Pustaka Utama have been publishing many of Indonesia's best books and home to some of the finest writers. Indonesia's most established authors such as Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Clara Ng., Agustinus Wibowo, Hermawan Kertajaya, Franz Magnis-Suseno, as well as international authors like Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell and Dale Carnegie have entrusted their works to be published by Gramedia Pustaka Utama.

Many of our published books have won numerous national and international awards, including Kusala Sastra Khatulistiwa, IKAPI (Association of Indonesian Publishers) Award, Islamic Book Award, Anugerah Pembaca Indonesia (Indonesia Readers' Award), Gourmand World Cookbook Awards, Liberaturpreis Germany, World Reader's Award, and have been nominated for the Man Booker International Prize.

Gramedia Pustaka Utama also supports literacy development activities in Indonesia and South East Asia by participating actively in Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, ASEAN Literary Festival, and Singapore International Writers Festival.

Today, with more than 30 thousand published titles and through its cooperation with more than 200 leading foreign publishers from the US, Netherlands, Germany, Belgium, Brazil, Denmark, Hong Kong, India, the Great Britain, Italy, Japan, Germany, Canada, Malaysia and Switzerland, Gramedia Pustaka Utama has solidified its position as one of the best publishers in Indonesia.

In the future, Gramedia Pustaka Utama is committed to being the nation's agent of change: to choose and produce quality books, to expand horizons, to enlighten people and stimulate creative thinking, all with the support of cutting-edge technologies.

Milestone

  • 1974
    1974

    1. Ditandatangani SK berdirinya Penerbit PT Gramedia oleh Jakob Oetama, setelah pada tahun sebelumnya menerbitkan Karmila karya Marga T., yang merupakan cerita bersambung di harian Kompas. Novel Karmila ini masih dicetak ulang 40 tahun setelah terbit.

    2. Terbit Badai Pasti Berlalu karya Marga T., novel yang kemudian dibuat menjadi film dan album lagu yang legendaris.

    3. Hanya Satu Bumi karya Rene Dubos & Barbara Ward diterbitkan. Buku ini merupakan laporan persiapan untuk konferensi lingkungan pertama tingkat dunia di Stockholm pada tahun 1972 dan mendasari munculnya ide pembangunan berkelanjutan dalam konferensi tingkat dunia lanjutannya di tahun 1987.

    4. Mulai menerbitkan Seri Album Cerita Ternama. 168 judul yang diterbitkan dalam seri ini memperkenalkan secara luas karya-karya klasik dunia kepada anak-anak Indonesia. Di tahun ini pula mulai diterbitkan Seri Cerita dari Lima Benua, memperkenalkan dongeng, cerita rakyat, dan legenda dari seluruh dunia yang dikisahkan kembali oleh para penulis Indonesia.

    5. Terbit Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan karya Koentjaraningrat, salah satu buku yang mencoba menjelaskan persoalan-persoalan pembangunan dan kendalanya pada masa awal Orde Baru. Lepas pada kritik yang dilontarkan, buku ini berpengaruh pada zamannya.

  • 1975
    1975

    1. Terbit Terminal Cinta Terakhir karya Ashadi Siregar, setelah di tahun sebelumnya terbit Cintaku di Kampus Biru dan Kugapai Cintamu. Trilogi ini mewarnai khazanah sastra Indonesia pada 1970-an.

    2. Karmila difilmkan dengan sutradara Ami Prijono. Ini adalah versi pertama dari film Karmila yang hingga beberapa dekade berikut difilmkan ulang dan disinetronkan.