"/>
Fadel Ilahi Eldimisky

Fadel Ilahi Eldimisky

View all authors
Fadel Ilahi Eldimisky lahir di Probolinggo pada tahun 1976. Selulus SD, Fadel menempuh pendidikan keislaman non-kurikulum di Madrasah Asas Lil Ulumil Islamiyah, Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan-Probolinggo, selama enam tahun. Setelah itu, Fadel menjadi mahasiswa Universitas Ulum Islamiyah Wal Arabiyah, jurusan Sastra Arab, di Damaskus, Republik Arab Syria. Tapi, di tahun ketiga, universitasnya ditutup oleh pemerintah setempat karena ditengarai sebagai perguruan tinggi oposisi. Fadel lalu pindah ke Kuliah Dakwah Abu Nur, cabang Libya, tapi di-DO sampai dua kali karena jarang kuliah. Terakhir, Fadel ”terpaksa” menjadi mahasiswa ”partisipan” (nir-gelar) di satu-satunya perguruan tinggi negeri di Syria, Universitas Damaskus, agar bisa mendapatkan izin tinggal dari keimigrasian setempat. Sampai pulang ke Indonesia lima tahun kemudian, tidak ada selembar ijazah pun yang Fadel bawa. Aktif menulis puisi sejak berusia 13 tahun. Pada tahun 1993, puisi-puisinya merajai program-program pembacaan puisi di salah satu stasiun radio di Probolinggo. Puisinya yang berjudul Berdiam Demi Diammu sampai dibaca berulang-ulang. Puisinya yang lain, Sajak Tentang-Tentang mendapat aplaus yang luar biasa ketika dibacakan di acara temu mahasiswa se-Asia Tenggara di Damaskus pada tahun 2000. Puisi-puisi Fadel dimuat di Jawa Pos, Jawa Pos Radar Bromo, dan beberapa media lokal.

Fadel juga menulis cerpen. Tiga puluh delapan cerpen karya Fadel dimuat di Jawa Pos Radar Bromo dari tahun 2009-2013. Sebagian dari cerpen-cerpen itu sudah diterbitkan dalam Kumpulan Cerpen Masjid Para Maling (Bildung, 2019). Cerpen Bingung terpilih sebagai salah satu cerpen dari 15 Penulis Emerging Ubud Writers and Readers Festival 2014 dan diterbitkan dalam antologi dwibahasa, Saraswati: Knowledge and Wisdom. Novel perdana Fadel Ustadz Playboy ( Jakarta: Sauzan) terbit tahun 2009. Sekarang Fadel aktif mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di Madrasah Aliyah Syafi’iyah dan SMP Insan Terpadu, Probolinggo, Jawa Timur.
Recommended Books