Agama Masa Depan: Perspektif Filsafat Perennial

Summary

Prediksi para ilmuwan Barat yang menyatakan bahwa agama formal (organized religion) akan lenyap, atau setidaknya akan menjadi urusan pribadi, ketika iptek dan filsafat semakin berkembang, ternyata tidak terbukti. Sebaliknya, dewasa ini sedang terjadi proses artikulasi peran agama (formal) dalam berbagai jalur sosial, politik, budaya, ekonomi, bahkan dalam teknologi. Tapi sungguh membingungkan, ekspresi dan artikulasi peran agama tersebut justru melahirkan suasana mencekam, tidak ramah dan selalu mengundang konflik dan permusuhan.

Agama formal akan tetap ada dan selalu dibutuhkan oleh manusia, tetapi ekspresi dan artikulasi perannya seperti terjadi dewasa ini bukanlah ekspresi dan artikulasi perannya yang terjadi. Agama pada hakikatnya mengandung ajaran yang menawarkan jalan kesucian, keselamatan dan perdamaian serta kebajikan bagi manusia. Agama diturunkan sebagai salah satu bukti dari kasih sayang Tuhan untuk manusia, agar manusia memiliki petunjuk untuk menempuh jalan yang lurus, yang penuh keadilan, keharmonisan, dan kesejahteraan. Agama formal sebagai suatu pilihan pada "jalan" keselamatan umat manusia, juga hendaknya selalu ditarik dan dihubungkan dengan kebajikan dan kemuliaan badi (perennial wisdom) tersebut, dan tidak malah terdistorsi dan tertutupi oleh gerakan pseudo agama.

Bicara tentang prinsip-pinsip yang menjadi "kalimantun sawa" (ajaran yang sama) bagi agama-agama yang seolah-olah hanya berkisar pada ramah dunia ilangiti, buku ini juga menampilkan kekuatan pengubah ekspresi dan artikulasi peran agama yang sering bertolak-belakang dengan tujuan hakiki agama itu sendiri.
No. GM : 0
ISBN : 979-22-0265-X
Price : Rp 30.000
Total Pages : -
Size : 13.5 x 20
Date Published : 01 Januari 2003
Book Format : Softcover
Category : Philosophy

    No reviews

Muhamad Wahyuni Nafis

Muhamad Wahyuni Nafis

Lahir di Tangerang, Jawa Barat, 18 Pebruari 1967. Alumni pesantren modern Dar el-Qalam, Gintung, Balaraja, Tangerang (1987), menyelesaikan S1 pada Fakultas Ushuludin Jurusan Aqidah-Filsafat IAIN Jakarta (1993). Pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat (1992-1993) dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Tangerang Komisariat IAIN Jakarta (1991-1993). Menulis di berbagai media massa. Pernah menyunting buku kumpulan tulisan-tulisan Nurcholish Madjid: Islam Agama Kemanusiaan: Membangun Tradisi dan Visi Baru Islam Indonesia (Paramadima, 1995). Sejak tahun 1992 sampai sekarang ia mengabdi sebagai staf Yayasan Wakaf Paramadima, Jakarta.

Books by Muhamad Wahyuni Nafis

  • Agama Masa Depan: Perspektif Filsafat Perennial
    Philosophy

    Agama Masa Depan: Perspektif Filsafat Perennial

     
  • More +

Nobody commented

Related Books

Tak ada gabungan yang lebih menarik dari puisi dan fiksi.
Temukan buku lainnya yang tak kalah menarik.