Si Badung Jadi Pahlawan

Si Badung Jadi Pahlawan

Author: Enid Blyton

Category: Classic Books

Semester ini, giliran anak-anak kelas satu menampilkan Pentas Drama Musim Panas. Kali ini ceritanya tentang hutan hijau yang indah, ratu peri, goblim, dan mahluk-mahluk ajaib lainnya. Elizabeth sangat ingin menjadi pemeran utama dalam drama itu, apalagi bila Julian sahabatnya yang jadi lawan mainnya.

Tapi aneh sekali! Elizabeth berkali-kali menemui kesulitan dan tuduhan yang sulit dihindari. Semua itu akibat julukan si Cewek Paling Badung yang masih melekat erat pada dirinya. Ia dianggap biang keladi dalam perusakan kebun stroberi dan dinilai telah berbuat nakal karena membunyikan alarm kebakaran palsu.

Julian masih curiga ada yang menjebak Elizabeth agar cewek itu tidak bisa bermain dalam pentas drama. Tapi siapa? Apakah Arabella yang juga menginginkan peran utama? atau Daniel, si kutu buku yang selalu berkelakuan misterius? Belum selesai satu masalah, muncul masalah lain. Kebakaran kini benar-benar terjadi di Whyteleafe...

No. GM :
0
ISBN :
979-22-0055-X
Price :
Rp 15,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 2002
Format :
Softcover
Category :
Classic Books
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Enid Blyton

Enid Blyton (1897-1968) dijuluki sebagai Ratu Tukang Cerita. Pengarang cerita anak paling produktif ini telah menulis sekitar 700 buku selama hidupnya. Beberapa hasil karyanya telah diterjemahkan ke dalam 129 bahasa. Namanya dicantumkan dalam daftar UNESCO 1975 sebagai pengarang wanita kedua di dunia yang bukunya paling banyak diterjemahkan. Dlam survei yang diadakan di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Eropa, 80% anak-anak memilihnya sebagai pengarang favorit mereka. Enid Blyton yang lahir di Dulwich London, gemar membaca sejak kecil. Pada usia 18 tahun ia telah banyak menerbitkan puisi dan cerita pendeknya, namun bakat istimewanya sebagai pengarang cerita anak baru tampak setelah ia menjadi guru. Tahun 1922, buku pertamanya Child Whispers diterbitkan. Enid Blyton meninggal pada usia 71 tahun. Walaupun kini telah tiada, ia meninggalkan kenangan manis bagi seluruh anak di dunia, berupa buku-bukunya yang telah ditulisnya.