Vanya : Surat Ijin Mati

Vanya : Surat Ijin Mati

Author: Hilman Hariwijaya

Category: Romance

VANYA mendadak heboh. Cewek mungil yang mirip cabe rawit itu kebingungang. Pengen masuk klub pencinta alam tapi wajib nyerahin surat izin mati. Iya, surat izin mati! Syereee, banget, ya?

Cewek kos yang kuliah di geologi ini emang punya segudang kisah heboh. Selain sibuk ngurusin surat izin mati, dia juga punya kasus konyol dengan para a-be-ge. Hubungan uniknya dengan tukang kerupuk. Atau gaya tengilnya saat jadi pecinta alam yang ke mana-mana nyasar melulu. Belum lagi suasana heboh waktu tempat kos yang isinya full cewek itu kebakaran dan kemasukan maling.

Kehidupan Vanya emang selalu penuh warna. Nggak cuma kehidupan anak kos yang heboh. Yang centil, lincah, ganjen. Yang ngirit kalo makan tapi boros kalo ditraktir. Tapi juga dunia kampus yang ceria.

Nah, buat yang belum kuliah dan pengen tau rasanya jadi anak kos, baca dulu deh buku ini. Sedang buat kamu, anak kuliahan yang ngekos, selamat heboh-heboh aja!

No. GM :
0
ISBN :
979-655-177-2
Price :
Rp 12,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 1999
Format :
Softcover
Category :
Romance
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Hilman Hariwijaya

JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \\\\\\\"normal\\\\\\\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.