Boys Don`t Cry

Boys Don`t Cry

Author: Hilman Hariwijaya

Category: Humor

Meski Lupus anaknya itu konyol, tapi dalam soal cinta ternyata dia bisa romantis juga. Mengikuti lika-liku cintanya dengan Poppi, perasaan kita pun jadi haru-biru. Poppi memang cinta pertama, bahkan mungkin cinta abadinya Lupus.

Kalau kamu ikuti trilogi ini Boys Don`t Cry, Bunga untuk Poppi dan Candlelight Dinner, kamu akan melihat sisi-sisi lain dari kisah-kisah Lupus. Tetap konyol, tetapi romantis. Tetap seru, tapi bisa membuat air mata menitik.

Mungkin baru kali ini kamu tau, gimana kelabakannya Lupus dibakar api cemburu ketika muncul tokoh baru, Rainbow, sang ketua Osis, yang mendapat julukan Mr. Wondelful. Dia mampu mengalihkan perhatian Poppi dari Lupus. Selain Rainbow, muncul juga tokoh Trixie, yang hubungannya dengan Lupus berakhir tragis.

Singkatnya, ini memang cerita cinta. Karena, remaja mana sih yang nggak pernah terlibat masalah cinta? Lupus kan remaja kayak kamu juga, yang kadang dibikin repot oleh urusan cinta.

No. GM :
0
ISBN :
979-655-371-6
Price :
Rp 12,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 1999
Format :
Softcover
Category :
Humor
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Hilman Hariwijaya

JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \\\\\\\"normal\\\\\\\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.