Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu

Author: Mira W.

Category: Nonfiction

Prasidi memeras otaknya untuk mengenali sebentuk wajah di hadapannya. Tapi sia-sia� Dia tetap tidak tahu siapa jahanam ini, dan apa yang dilakukannya pada Marisa�

\"Di mana putriku?\" desah Prasidi gugup. \"Apa pun yang telah kulakukan padamu� tidak ada hubungannya dengan anakku!

Dia tidak tahu apa-apa!\" \"Dia memang tidak tahu apa-apa! Bahkan tidak tahu sejarah hitam yang melumuri kelahirannya. Dia tidak tahu betapa jahat ayahnya. Tetapi sekarang dia sudah tahu. Dia tidak akan menemuimu lagi!\"

Sampai berumur tujuh belas tahun Marisa tidak tahu mengapa ibu angkatnya begitu benci dirinya sampai-sampai membekaskan trauma yang demikian hebat dalam jiwanya. Tetapi dia sangat mencitani Paman Fandi, adik kandung ayah angkatnya yang delapan belas tahun lebih tua... Sampai suatu hari dia bertemu dengan Bondan... dan rahasia yang selama ini menyelimuti sejarah kelahirannya mulai tersibak.

No. GM :
0
ISBN :
979-605-174-5
Price :
Rp 38,500
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 1995
Format :
Softcover
Category :
Nonfiction
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Mira W.

Mira W lahir dan dibesarkan di Jakarta, menempuh dan menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta. Sekarang bertugas di Universitas Prof. Dr. Moestopo sebagai staf pengajar merangkap dokter di Klinik Karyawan dan Mahasiswa. Mulai menulis cerpen di majalah-majalah ibukota seperti Femina, Kartini, Dewi, dan lain-lain sejak tahun 1975, dengan nama M. Wijaya. Cerpennya yang pertama berjudul Benteng Kasih, dimuat dalam majalah Femina tahun 1975. Menulis novel sejak tahun 1977, mula-mula dimuat sebagai cerber di majalah Dewi dengan judul Dokter Nona Friska, kemudian dibukukan dengan judul Kemilau Kemuning Senja dan pernah difilmkan dengan judul yang sama. Novelnya yang kedua berjudul Sepolos Cinta Dini, pernah dimuat sebagai cerber di harian Kompas tahun 1978, kemudian dibukukan oleh Gramedia. Istimewanya, hampir semua novelnya sudah difilmkan dan disinetronkan.