Lenyapnya Sang Duchess - The Duchess Disappeared

Lenyapnya Sang Duchess - The Duchess Disappeared

Author: Barbara Cartland

Category: Romance

Aiden, Duke of Strathrannock, adalah pria tampan yang malang. Delapan tahun yang lalu, istrinya, sang Duchess, yang tidak dicintainya, tiba-tiba lenyap dan diduga telah meninggal dunia. Pencarian besar-besaran dilakukan, tapi sia-sia, dan selama jasad sang Duchess belum ditemukan, Duke tetap terikat perkawinan tanpa masa depan itu. Duke merasa putus asa, apalagi orang-orang disekitarnya curiga dia sendirilah yang telah membunuh istrinya. Namun pada suatu hari seorang gadis kembali dan kembali menyirami hatinya dengan cahaya harapan. Duke tak sanggup menolak cinta yang mulai tumbuh di hatinya. Bersama gadis itu, Fiona, Duke mencoba memecahkan teka-teki lenyapny sang Duchess dan membuka masa depan bagi Fiona dan dirinya.

No. GM :
0
ISBN :
979-686-656-0
Price :
Rp 15,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 2001
Format :
Softcover
Category :
Romance
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Barbara Cartland

Barbara Cartland lahir pada tanggal 9 Juli 1901, di awal abad yang penuh dengan pergolakan. Sepanjang hidupnya ia telah menghibur jutaan orang dengan buku-bukunya, baik fiksi maupun nonfiksi. Selain menjadi penulis ia juga ahli sejarah, penulis skenario, dosen, pembicara di kancah politik dan tokoh televisi. Sebagai penulis yang sangat produktif, Barbara Cartland telah menghasilkan 723 buku, yang terjual lebih dari satu miliar kopi dalam 36 bahasa di seluruh dunia. Buku pertama ditulisnya pada usia 21 tahun, dan setelah itu ia sangat piawai menulis buku sehingga dengan tenang dapat mendiktekan bukunya pada sekretarisnya, sementara ia hanya berbaring dengan santai di atas sofa. Ia biasa mendiktekan 6.000 sampai 7.000 kata per hari dan bisa menyelesaikan satu novel dalam tujuh hari. Pada tahun 1927 Barbara menikah dengan Alexander McCorquodale, dan setahun kemudian melahirkan Raine--yang kemudian menjadi ibu tiri Putri Diana. Mereka bercerai tahun 1933. Tiga tahun kemudian Barbara menikah dengan Hugh McDorquodale, sepupu mantan suaminya. Mereka memiliki dua putra, Ian dan Glen. Barbara Cartland juga ikut berjuang memperbaiki kehidupan para bidan dan perawat. Sebagai ketua Pendidikan Kebiadanan Kerajaan (cabang Hertfordshire), ia orang pertama di Inggris yang menyumbang lencana kehormatannya kepada para bidan itu. Barbara juga memperjuangkan para lanjut usia dan membentuk Romany Gypsy Camp yang pertama di dunia. Tahun 1991 Barbara mendapat gelar \\\\\\\"Dame of the Order of St.John of Jerusalem\\\\\\\" dari Kerajaan Inggris. Ia yakin gelar itu bukan karena jasanya dalam bidang sastra, tapi karena usahanya dalam bidang amal dan memberdayakan kaum gipsi. Barbara selalu mengabulkan permohonan wawancara yang diajukan padanya. Ketika ditanya wartawan Associated Press dari mana saja mendapatkan ide untuk buku-bukunya, dengan sederhana ia menjawab, \\\\\\\"Doa\\\\\\\". Pada tanggal 21 Mei 2000 Barbara Cartland meninggal dunia pada usia 99 tahun.