Luruh Kuncup Sebelum Berbunga

Luruh Kuncup Sebelum Berbunga

Author: Mira W.

Category: Nonfiction

Di lorong sebuah rumah sakit yang telah sepi, ketika malam telah merangkul bumi, seorang anak perempuan kecil yang buta memanjatkan sepenggal doa yang mengharukan, \"Kalau Tuhan Cuma mau mengabulkan satu permintaan saja, tolong kabulkan permintaan Pinta! Jangan permintaan Ari! Ari selalu berdoa supaya Pinta bisa lihat lagi. Tapi Pinta sudah lama buta. Buta terus juga nggak apa-apa. Sama saja. Tapi Ari biasanya bisa lihat. Bisa ngomong. Bisa ketawa. Bisa cerita. Tolong, Tuhan, suruh Ari bangun! Sebuah kisah nyata tentang misteri kehidupan yang tak pernah terungkap. Mengapa Tuhan seolah-olah tidak mendengar permohonan si gadis kecil yang buta? Mengapa Tuhan tidak mau membangunkan sahabat kecilnya? Kisah tentang ketulusan persahabatan dua orang anak kecil, tentang kepolosan dan kasih sayang yang meluluhkan dendam dan keangkuhan yang telah lima belas tahun memisahkan seorang anak dari orangtua kandungnya sendiri...

No. GM :
0
ISBN :
979-686-646-3
Price :
Rp 27,500
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 2002
Format :
Softcover
Category :
Nonfiction
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Mira W.

Mira W lahir dan dibesarkan di Jakarta, menempuh dan menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta. Sekarang bertugas di Universitas Prof. Dr. Moestopo sebagai staf pengajar merangkap dokter di Klinik Karyawan dan Mahasiswa. Mulai menulis cerpen di majalah-majalah ibukota seperti Femina, Kartini, Dewi, dan lain-lain sejak tahun 1975, dengan nama M. Wijaya. Cerpennya yang pertama berjudul Benteng Kasih, dimuat dalam majalah Femina tahun 1975. Menulis novel sejak tahun 1977, mula-mula dimuat sebagai cerber di majalah Dewi dengan judul Dokter Nona Friska, kemudian dibukukan dengan judul Kemilau Kemuning Senja dan pernah difilmkan dengan judul yang sama. Novelnya yang kedua berjudul Sepolos Cinta Dini, pernah dimuat sebagai cerber di harian Kompas tahun 1978, kemudian dibukukan oleh Gramedia. Istimewanya, hampir semua novelnya sudah difilmkan dan disinetronkan.