Tatkala Mimpi Berakhir
Author: Mira W.
Category: Nonfiction
Bukan Salahnya kalau dia dilahirkan terlampau menarik. Bukan dosanya bila seolah-olah dia dikodratkan untuk menggoda laki-laki. Kecantikannya ibarat kutuk yang membawa bencana ke mana pun dia pergi. \"Jangan ucapkan cinta lagi\", kata Nisia pahit. \"Dua kali aku mendengarnya dari dua pria yang berbeda. Yang satu memperkosa diriku. Yang lain menjualku kepada majikannya\". \"Karena itu kau tidak dapat menjiwai peranmu\", bisik Prianto lemah lembut. \"Dua kali kamu dikhianati laki-laki. Tapi aku akan mengajarimu betapa indah cinta itu sebenarnya\". Prianto Himawan bukan hanya mengajarinya berakting dalam sebuah film. Di ambang senja hidupnya, Prianto membawa Nisia memahami arti cinta yang sesungguhnya. Dan mimpi buruk Nisia pun berakhir.