Mereka Bilang, Saya Monyet!

Mereka Bilang, Saya Monyet!

Author: Djenar Maesa Ayu

Category: Poetry

Sepanjang hidup saya melihat manusia berkaki empat. Berekor anjing, babi atau kerbau. Berbulu serigala, landak, atau harimau. Dan berkepala ular, banteng, atau keledai. Namun tetap saja mereka bukan binatang. Cara mereka menyantap hidangan di depan meja makan sangat benar. Cara mereka berbicara selalu menggunakan bahasa dan sikap yang sopan. Dan mereka membaca buku-buku bermutu. Mereka menulis catatan-catatan penting. Mereka bergaun indah dan berdasi.

Bahkan konon mereka mempunyai hati. Saya memperhatikan bayangan diri saya di dalam cermin dengan cermat. Saya berkaki dua, berkepala manusia, tapi menurut mereka, saya adalah seekor binatang. Kata mereka, saya adalah seekor monyet. Waktu mereka mengatakan itu kepada saya, saya sangat gembira. Saya katakan, jika saya seekor monyet maka saya satu-satunya binatang yang paling mendekati manusia. Berarti derajat saya berada di atas mereka.

Tapi mereka manusia bukan binatang, karena mereka mempunyai akal dan perasaan. Dan saya hanyalah seekor binatang. Hanya seekor monyet....

No. GM :
0
ISBN :
979-686-993-4
Price :
Rp 27,500
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
01 January 2002
Format :
Softcover
Category :
Poetry
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Djenar Maesa Ayu

Ibu dari Banyu Bening dan Btari Maharani ini lahir di Jakarta, 14 Januari 1973. Ia telah menerbitkan lima kumpulan cerpen berjudul Mereka Bilang, Saya Monyet!, Jangan Main-main (dengan kelaminmu), Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek, 1 Perempuan 14 Laki-laki, T(w)itit! dan sebuah novel berjudul Nayla. Cerpennya yang berjudul ”Menyusu Ayah” menjadi cerpen terbaik Jurnal Perempuan 2003, sementara ”Waktu Nayla” meraih penghargaan Cerpen Terbaik Kompas di tahun yang sama.



Selain menulis, Djenar juga menyutradarai film Mereka Bilang, Saya Monyet! (2008) dan SAIA (2009). Ia mendapat Piala Citra dari kategori Skenario Adaptasi Terbaik bersama Indra Herlambang dan sebagai Sutradara Baru Terbaik pada Festival Film Indonesia 2009. Hobi Djenar lainnya adalah memasak untuk anak dan cucunya dan pada pertengahan 2014, ia akan menerbitkan buku kumpulan resep.



Kumpulan cerpen SAIA adalah buku ketujuh Djenar.