Seri Makanan Favorit: Variasi Bolu Kukus

Seri Makanan Favorit: Variasi Bolu Kukus

Author: Lilly T. Erwin

Category: Culinary

Bolu kukus termasuk salah satu jenis resep kue tradisional yang sudah lama dikenal. Dijual dimana-mana: di pasar tradisional, pasar swalayan ataupun di toko-toko kue besar dan kecil. Bahkan sekarang ini dijual pula oleh pedagang keliling dengan menggunakan sepeda atau pikulan yang menjajakannya ke rumah-rumah. Semua orang menyukai bolu ini, terutama anak-anak. Karena memang bentuknya menarik, terdiri dari dua warna: krem di sekelilingnya dan cokelat atau hijau di bagian tengah bolu. Kertas roti yang menjadi alas cetakan bolu, biasanya masih melekat pada kue, hingga bentuknya menjadi lebih menarik lagi, karena mirip bunga. Bahan utama yang dipergunakan adalah tepung terigu. Walaupun demikian tepung terigu ini bisa juga dicampur dengan bahan campuran lain, seperti havermut, singkong, kentang, jagung, sagu ambon, kacang merah atau ubi ungu, hingga dihasilkan bolu kukus yang cita rasanya lebih bervariasi.

Ke-17 resep bolu kukus ini cukup bervariasi, setiap resep memiliki keistimewaan tersendiri. Aroma dan cita rasanya sangat kaya karena ditambah dengan beberapa bahan pendamping lain yang cocok untuk dikombinasikan. Misalnya cokelat bubuk, larutan santan-pandan, air daun suji-pandan, daun jeruk atau karamel. Selain itu juga campuran sayuran (wortel, kacang hijau atau bit), buah-buahan (nanas) atau juga ikan tuna, membuat bolu kukus ini lebih beraneka. Bahkan agar penampilan kue bertambah menarik ditambahkan meisjes merah, parutan wortel, potongan bengkuang atau kacang hijau di bagian atas adonan. Sedangkan ketan hitam sengaja dicampur dan diaduk rata di dalam adonan hingga timbul bintik-bintik hitam yang cantik tersebar secara merata di dalam bolu kukus.

Anak-anak akan merasa sangat berbahagia jika Anda membuatkan kue tradisional ini. Membuatnya sangat praktis dan tidak banyak menyita waktu Anda. Juga jenis bahan yang dipergunakan cukup sederhana, mudah diperoleh di pasar tradisional dan biayanya cukup menjangkau. Bolu kukus yang masih hangat atau dalam keadaan dingin bisa segera dicicipi oleh putra-putri Anda, karena langsung dihasilkan dari dapur rumah Anda.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-0727-9
Price :
Rp 20,000
Total Pages :
0 pages
Size :
16,5 x 20
Published :
11 February 2004
Format :
Soft Cover
Category :
Culinary
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Lilly T. Erwin

Lilly T. Erwin telah lebih dari 25 tahun berkecimpung di dunia kuliner tradisional Indonesia yang memang sangat diminati dan dicintainya. Jika berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia untuk melakukan demo masak, seminar, dan pameran masakan Indonesia, Lilly selalu meluangkan waktu untuk menggali informasi tentang masakan setempat. Di antara kesibukkannya mengelola sebuah guest house unik di kawasan DesaTingal dekat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah bersama suami tercinta, Lilly tak berhenti untuk terus menyumbangkan dedikasinya pada dunia kuliner Indonesia melalui buku resep. Hingga kini Lilly telah menulis lebih dari 200 judul buku masakan tradisional Indonesia dan buku masakan kreasi dengan berbagai bahan makanan olahan.

Buku-buku karya Lilly T. Erwin yang telah diterbitkan penerbit Gramedia Pustaka Utama antara lain:

- 280 Resep Kue & Jajanan Khas Indonesia

- 424 Resep Lauk

- 125 Resep Masakan Lezat Ikan Tawar

- 200 Resep Hidangan Nasi & Mi

- 100 Resep Masakan Ikan Berkuah

- 116 Resep Sop, Soto, dan Hidangan Sayur

- 264 Resep Masakan Lezat Ikan Laut

Tahun 2018 Lilly T. Erwin mewakili Slowfood Yogyakarta mendapatkan penghargaan “Chef with The Best Taste“ dalam International Food Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Chengdu, Cina. Festival ini dihadiri oleh peserta dari 18 Negara (Asosiasi Slowfood) dari seluruh dunia antara lain Thailand, Indonesia, China, Italia, Brasil, Colombia, Turki, Rusia, dan lainnya. Dalam acara tersebut Lilly memasak Soto Lesah, Gudeg, Nagasari, dan Wingko kreasi untuk disantap oleh 500 orang.

Lilly dapat dihubungi melalui e-mail: lilyerwin@yahoo.com