Mambo

Mambo

Author: Hilman Hariwijaya

Category: Humor

Arthur Nugraha adalah mantan komikus kondang. Beberapa tahun lalu, dia menciptakan tokoh komik bernama PENDEKAR CABE RABIT yang jadi idola anak-anak dan remaja. Tapi apesnya, setelah kesuksesan komik perdananya itu, Arthur nggak mampu menelorkan jagoan-jagoan baru yang fenomenal. Komik-komik berikutnya anjlok di pasaran.

Penerbit komiknya pun mengancam, kalau Arthur tidak lagi berhasil mengulang sukses dengan komik-komiknya yang baru, mereka takkan sudi lagi menerbitkan komik Arthur. Arthur hampir frustasi. Tapi berkat dorongan salah seorang penggemarnya, Arthur punya ide untuk bikin komik tentang jagoan pemberantas narkoba. Untuk itu Arthur akhirnya menyamar jadi mahasiswa gadungan, dan mengubah namanya menjadi Mambo.

Dengan gaya back to 70-an, kemunculan Mambo langsung menarik perhatian anak-anak kampus. Dalam penyelidikannya, Mambo bertemu Anastasia, yang cowoknya meninggal karena overdosis. Mambo juga sempat jatuh cinta sama Bu Susan, dosen muda yang cantilk luar biasa. Dan mambo akhirnya berhasil bertemu dengan Jon Zucker, bandar narkoba yang sangat ditakuti.

Berhasilkah Mambo menjalankan misinya? Dan siapa yang akhirnya dipilihnya: Anastasia atau Bu Susan?

Pokoknya, baca aja buku ini sampe abis. Dijamin seru dan kocak!

No. GM :
0
ISBN :
979-655-967-6
Price :
Rp 10,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 2001
Format :
Soft Cover
Category :
Humor
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Hilman Hariwijaya

JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \\\\\\\"normal\\\\\\\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.