Confeito

Confeito

Author: Windhy Puspitadewi

Category: TeenLit

Penulis Berbakat Lomba Novel Teenlit Writer 2005

Lima orang beda karakter sobatan. Hana, cewek cuek dan pelupa yang bercita-citajadi penulis. Ridwan, si playboy yang cakep dan tajir. Seta, kutu buku pendiam yang menganggap nilai ujian segala-galanya. Leo, si bijak tempat curhat teman-temannya. Angga, cowok jayus spesies manusia bodoh (ngikutin istilah Ada Band).

Katanya nih, sahabat itu kan bikin kita benar-benar bisa jadi diri kita sendiri, nggak perlu ada yang ditutup-tutupi. Tapi apa iya, sahabat masih mau menerima kita saat kita benar-benar membuka semua kelemahan kita?

Hubungan kelima orang ini terjalin seperti sestoples confeito, gula-gula aneka warna yang bentuknya seperti bintang kecil. Ada kalanya mereka merasakan manisnya persahabatan, tapi tak jarang juga menghadapi benturandan gesekan sepertiyang terjadi saat confeito-confeito itu dijejalkan ke dalam satu stoples.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-1362-7
Price :
Rp 23,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
18 May 2005
Format :
Softcover
Category :
TeenLit
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Windhy Puspitadewi

Buat cewek yang lahir tanggal 14 Februari ini, menulis merupakan caranya berbagi pikiran, perasaan, mimpi, imajinasi, dan cita-citanya dengan orang lain. Ia ingin tulisannya bisa menggugah dan menginspirasi pembacanya, sama seperti tulisan kedua tokoh yang pertama-tama menginspirasinya untuk menulis: almarhum Umar Kayam dan Jostein Gaarder.






Banyak yang mengira Windhy mengoleksi kutipan orang-orang terkenal (mulai dari Ralph Waldo Emerson sampai Detektif Conan) yang sering ia selipkan dalam novel-novelnya. Padahal sebenarnya ia hafal! Kata-kata yang bagus itu langsung menempel hingga sewaktu-waktu dibutuhkan, ia tinggal mencomotnya dari ingatan dan sesekali mengecek ke Oom Google supaya lebih akurat.  






Touché! merupakan novel keempatnya yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, tapi novel kedua setelah Incognito yang mengambil tema fantasi. Meski mengaku awalnya memilih tema tersebut karena “ingin membuat pengetahuan tampak menyenangkan”, ternyata belakangan ia ketagihan membuat novel fantasi karena imajinasinya jadi lebih bisa dieksplor. Kesulitannya adalah bagaimana cara mengemas cerita fiktif hingga bisa meyakinkan. Pantas saja Touché! digarap sampai setahun!






Kesan, komentar, masukan, atau kritik teman-teman ditunggu di: my_cool_killer@yahoo.com. Boleh juga add FB dengan alamat e-mail yang sama atau Windhy Puspita, atau kalau mau lebih real time, follow twitter-nya di @windhy_khaze.