Big Brother Complex

Big Brother Complex

Author: Primadonna Angela

Category: TeenLit

Sudah lama Monique pengin punya abang. Maka saat bertemu Rich - cowok ganteng yang menurutnya \"sempurna\", Monique alias Nikki langsung menodong Rich jadi abangnya. Saking percayanya pada Rich, Nikki bercerita tentang cowok yang ia taksir - Nathaniel. Sayangnya Rich langsung menyebarkannya, tanpa sadar bahwa Nikki memang serius, bukan sekadar mengidolakan Nathan yang penyanyi terkenal itu! Nikki yang dipanggil \"dukun palsu\" karena gemar mengenakan pakaian hitam dan meramal menggunakan Tarot jadi kesal. Banyak yang meledeknya karena berani naksir Nathan.

Saat Nathan memintanya jadi pacarnya, Nikki langsung setuju. Semenjak pacaran dengan Nathan, Nikki menjadi lebih modis dan \"gaul\". Dia bahkan diterima dalam geng cewek - cewek populer di sekolahnya, hal yang ia idam - idamkan sejak dulu.

Apa Nikki puas menjadi cewek ngetop walaupun dengan risiko kehilangan sahabatnya, Savitri, dan Rich? Apa berpacaran dengan Nathan bisa membuat Nikki sembuh dari Big Brother Complex - nya? Baca dan temukan sendiri jawabannya!

No. GM :
0
ISBN :
979-22-2585-4
Price :
Rp 40,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
30 January 2007
Format :
Softcover
Category :
TeenLit
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Primadonna Angela

Primadonna Angela adalah salah satu penulis fiksi GPU yang superproduktif. Dalam kurun waktu tiga tahun setelah novel pertamanya (Juli 2005), ia sudah menerbitkan total dua belas buku fiksi dan satu nonfiksi. Berarti rata-rata empat buku per tahun! Apa kunci penulis yang akrab dipanggil Donna ini?



"Bagi saya, menulis sama alaminya dengan bernapas," ujarnya. "Saya senang membaca dan sudah terbiasa membaca dari kecil. Jadi, saya tidak butuh waktu lama untuk berimajinasi. Sisanya tinggal niat dan konsistensi menulis."



Lahir tanggal 7 Oktober di Rumbai 32 tahun yang lalu, ia banyak ditanya mengapa di usianya sekarang masih senang menulis untuk remaja. Sebagai gambaran, dari dua belas judul fiksinya, sembilan di antaranya bergenre remaja. Apakah karena ia menyenangi pergaulan masa remajanya dulu?



"Oh, justru kebalikannya," jawab Donna. "Saat remaja, saya bukanlah anak gaul, cantik, apalagi trendi. Kalau ada masalah, saya melarikan diri dengan membaca berbagai buku yang sekarang dilabeli TeenLit. Dari sana, saya banyak belajar mengenai kehidupan, cinta, cita-cita, dan tentu saja, harapan. Kini saya telah melewati masa itu, dan meraih berbagai impian saya. Giliran saya untuk berbagi. Saya ingin menulis aneka cerita yang dapat menginspirasi dan menggugah para remaja menggali potensi diri masing-masing."



"Menginspirasi" memang merupakan ciri khas buku-buku Donna. Karena itu, dua novelnya bahkan sempat menjadi topik tugas akhir pembacanya. Buku nonfiksi pertamanya, Meramal Yuuuk! terbit pada bulan Oktober 2008. Ciri khas menginspirasi masih terlihat dalam buku ini. Dalam Meramal Yuuuk!, Donna berbagi bahwa meramal tidak harus lekat dengan sesuatu yang gaib atau mistis. Buku tersebut membahas bagaimana meramal justru bisa menjadi aktivitas pribadi yang kontemplatif sekaligus aktivitas bersama yang menyenangkan.



Selain menulis, dia juga menjadi editor, penerjemah, copywriter. Tak hanya itu, penulis multitalenta ini juga berbisnis aneka perhiasan dari manik-manik di http://rumahpernik.multiply.com.



Donna menikah dengan Isman H. Suryaman yang, antara lain, juga seorang penulis. Mereka membuktikan bahwa pepatah dua penulis tidak dapat hidup bersama dalam satu atap itu keliru. Bersama-sama, mereka sudah menerbitkan kumpulan cerita sangat pendek berjudul Jangan Berkedip!, sempat menjadi penulis skenario utama untuk acara sketsa komedi suatu stasiun TV swasta, dan aktif menilik serta mengoordinasi penerbitan naskah sebagai editor pemerolehan (acquiring editor). Mereka juga sering menjadi pembicara tandem dalam lokakarya atau talkshow berkaitan penulisan kreatif, antara lain di Kompas-Gramedia Fair.



Setelah dikaruniai sepasang anak, ia merasa bahwa menulis dan melakukan pekerjaan rumah tangga adalah dua hal yang "mewah". Karena itulah, dia bisa jadi lebih menghargai keduanya.



Donna bisa dihubungi di belanglicious@gmail.com atau vervain.blogspot.com