Sentuhan Indah itu Bernama Cinta

Sentuhan Indah itu Bernama Cinta

Author: Mira W.

Category: Humor

Mereka saling mencintai bahkan ketika kata cinta itu sendiri belum hadir dalam kamus mereka. Cinta mereka begitu dalam dan indah. Cinta yang mengikat mereka dalam sebuah perkawinan yang tak bernoda.

Tetapi Alzheimer datang terlalu pagi.

\"Penyakit ini menyebabkan kemunduran intelektual yang progresif. Dapat diobati tapi tak dapat disembuhkan. Secara bertahap akan merusak memori, kemampuan bicara dan komunikasi. Sampai suatu hari, penderita tidak mengenali lagi keluarganya sendiri.\"

Tatkala suaminya sudah tidak mengenalinya lagi, berdosakah Tara jika dia jatuh ke pelukan lelaki lain?


Ketika mendengar kisah ini, saya tak dapat tidur lelap sebelum menuliskannya. Mira W.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-2713-X
Price :
Rp 33,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
20 March 2007
Format :
Softcover
Category :
Humor
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Mira W.

Mira W lahir dan dibesarkan di Jakarta, menempuh dan menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta. Sekarang bertugas di Universitas Prof. Dr. Moestopo sebagai staf pengajar merangkap dokter di Klinik Karyawan dan Mahasiswa. Mulai menulis cerpen di majalah-majalah ibukota seperti Femina, Kartini, Dewi, dan lain-lain sejak tahun 1975, dengan nama M. Wijaya. Cerpennya yang pertama berjudul Benteng Kasih, dimuat dalam majalah Femina tahun 1975. Menulis novel sejak tahun 1977, mula-mula dimuat sebagai cerber di majalah Dewi dengan judul Dokter Nona Friska, kemudian dibukukan dengan judul Kemilau Kemuning Senja dan pernah difilmkan dengan judul yang sama. Novelnya yang kedua berjudul Sepolos Cinta Dini, pernah dimuat sebagai cerber di harian Kompas tahun 1978, kemudian dibukukan oleh Gramedia. Istimewanya, hampir semua novelnya sudah difilmkan dan disinetronkan.