Sekuntum Nozomi - Buku Kelima

Sekuntum Nozomi - Buku Kelima

Author: Marga T

Category: Humor

Setelah mengenyahkan saingannya, Krisanti melangkah mantap ke vila Agus, disambut hangat olehnya. Tengah ia memutuskan untuk melepas cadarnya, mendadak muncul orang yang tak diharapkannya!

***

Lydia menguatkan hati Sabrina yang sudah putus asa: \"Kalau kita sudah menemukan kebahagiaan di pagi hari, barulah kita boleh merangkul kematian dengan tenang malam harinya. Dan kau sama sekali belum....\"

***

Setelah berjumpa dengan para hibakusha di Nagasaki serta mendengar kesengsaraan Tabitha sekeluarga dalam kamp konsentrasi Majdanek, Sabrina sadar deritanya tak ada artinya.

Kebahagiaan Yoshinaga raib dalam sekejap direnggut jamur raksasa hadiah Uncle Sam! Dilarang kawin adalah hal sepele dibanding dengan holocaust.

***

Ia menoleh ke samping. Agus memangku Kaspi, kedua matanya tengah mengawasi dengan penuh cinta. Hatinya terhibur sekaligus pedih.

The Lonely Shepherd mulai dari depan lagi. Serulingnya menjerit memekik menyayat hati membelah dada---naik ke langit pekikannya, menujam ulu hati yang memar dihantam penasaran... dan waktu pun jeda---lalu, kini, dan kelak semua berpelukan di angkasa.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-3172-2
Price :
Rp 60,500
Total Pages :
0 pages
Size :
15 x 23
Published :
02 October 2007
Format :
Softcover
Category :
Humor
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Marga T

Pada awal tahun tujuh puluhan, saat masyarakat kita haus akan novel hiburan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, bertiuplah angin baru dalam dunia novel kita, Karmila. Novel yang ditulis oleh Marga T yang saat itu masih mahasiswi kedokteran dan terbit pada bulan Desember 1973 itu langsung meledak dan mengalami cetak ulang berkali-kali. Diilhamkan oleh sukses Karmila ini, banyak penulis lain yang kemudian mengikuti jejak Marga T, menulis novel-novel manis. Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman, tulisan Marga T yang kini dokter merangkap ibu rumah tangga semakin bervariasi. Tidak hanya kisah-kisah cinta yang manis, tetapi juga novel detektif, spionase, dan bahkan cerita satire. Tetapi apa pun bentuk tulisannya, semuanya tetap memperlihatkan kebolehan Marga T. sebagai juru cerita yang lihai.