Baju Bulan

Baju Bulan

Author: Joko Pinurbo

Category: Poetry

Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya. (2003)

Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja: ingin sampai rumah saat senja supaya saya dan senja sempat minum teh bersama di depan jendela. (2004)

Dengan kata lain, kamu tak akan pernah bisa membayar gurumu. (2004)

Menggigil adalah menghafal rute menuju ibukota tubuhmu. (2005)

Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami. (2005)

Tubuhku kenangan yang sedang menyembuhkan lukanya sendiri. (2006)

Kita adalah cinta yang berjihad melawan trauma. (2010)

Tuhan yang merdu, terimalah kicau burung dalam kepalaku. (2012)

Pada matanya aku melihat kerlap-kerlip cahaya lampu kota kecil seperti bisikan hati yang lembut memanggil. (2012)

%%%

Buku ini berisi 60 puisi pilihan Joko Pinurbo (Jokpin) yang ditulisnya dalam rentang waktu 1991-2012. Jokpin dikenal dengan cara berpuisinya yang unik. Puisinya tampak sederhana, namun sarat makna; di sana-sini mengandung humor dan ironi yang menyentuh absurditas hidup sehari-hari. Membaca puisi-puisinya adalah memasuki tamasya rohani yang mengasyikkan dan sering mengejutkan.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-9470-5
Price :
Rp 40,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
04 April 2013
Format :
Softcover
Category :
Poetry
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Joko Pinurbo

Jokpin adalah penyair Indonesia kontemporer yang terkemuka. Penerima anugerah Sih Award 2001 dan pemenang Khatulistiwa Literary Award 2004. Bisa dibilang, masa depan puisi Indonesia terletak pada tangannya. Kumpulan sajak Jokpin telah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Jerman, dan Belanda.