Lupus ABG #16: Bukan Sakit Biasa

Lupus ABG #16: Bukan Sakit Biasa

Author: Hilman Hariwijaya

Category: Humor

Mami sakit. Badannya panas-dingin.
“Dibawa ke rumah sakit aja,” usul Lupus.
Tapi Papi yang superpedit itu nggak langsung menuruti usulan anaknya. ”Kita coba obati dengan ramuan tradisional. Jangan dikit-dikit rumah sakit, dikit-dikit rumah sakit. Kasihan dokternya. Kalau kebanyakan pasien, bisa-bisa mereka ikut sakit juga,” Papi mencari-cari alasan.
Tapi kalau dipikir-pikir, Papi ada benarnya lho. Papi kan nonton acara di teve tentang pengobatan herbal.
Akhirnya Papi memetik daun-daunan di depan rumah.
“Seluruh daun mengandung khasiat kok, campur aja,” jelas Papi.
“Daun jendela?” tanya Lupus.
“Berkhasiat juga,” jawab Papi serius, “untuk nimpuk jidat kamu!”
Hehehe.

Dalam kondisi genting, keluarga ini tetap gokil. Tapi selain cerita tentang Mami yang lagi sakit, juga banyak cerita gokil bermakna lainnya. Cekidot!

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-9514-6
Price :
Rp 38,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
02 May 2013
Format :
Softcover
Category :
Humor
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Hilman Hariwijaya

JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \\\\\\\"normal\\\\\\\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.