5W1H Kisah Dian Sastrowardoyo dan Onlinepreneur Lainnya

5W1H Kisah Dian Sastrowardoyo dan Onlinepreneur Lainnya

Author: Yoris Sebastian

Category:

Rahasia sukses memulai bisnis pribadi sebenarnya ada dalam diri kita sendiri. Terkadang kita terjebak hanya mencari ide bisnis berdasarkan trend, padahal mereka yang sukses tidak seperti itu. Dalam buku ini pembaca akan dibantu oleh Yoris Sebastian mengenal diri sendiri melalui pertanyaan 5W1H, sebelum memilih bisnis yang akan digeluti. Rumus ini berbeda dengan 5W1H yang biasa digunakan oleh wartawan. Ilmunya sudah digunakan Yoris di berbagai workshop seputar Creative Entrepreneur selama 8 tahun terakhir. Yoris mengajak 5 onlinepreneur kreatif di Indonesia yaitu Dian Sastrowardoyo (3 Skinny Minnies), Carline Darjanto & Ria Sarwono (Cotton Ink), Agnes Tandia (Kulkith), Fahma Mahardini (Wi-Ka Souvenir Flanel), dan Wahyu Aditya (KDRI) untuk membeberkan jurus sukses bisnis online mereka dari kacamata 5W1H. When you want to start your own business, stop making excuses! All you have to work with is the things you have now. Know yourself, and your ?thing? and exploit it.

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-2483-8
Price :
Rp 53,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 X 18
Published :
01 January 2016
Format :
Softcover
Category :
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Yoris Sebastian

Seorang praktisi kreatif yang memenangkan International Young Creative Entrepreneur of the Year Awards 2006 dari British Council di London. Menjadi General Manager Hard Rock Cafe termuda di Asia saat berusia 26 tahun (GM termuda kedua di Dunia). Ia meraih penghargaan Indonesian Young Marketers Awards 2003 dari Indonesian Marketing Association, Markplus dan Majalah SWA untuk program musik mingguan rancangannya, I Like Monday. Ia mendirikan OMG Consulting di tahun 2007, hanya perlu 1 tahun untuk kembali mendapatkan penghargaan tingkat regional, Asia Pacific Entrepreneur Awards 2008 untuk kategori Most Promising. Penghargaan lain yang diraihnya adalah MURI untuk program Destination Nowhere di tahun 2003.