Senyum Karyamin

Senyum Karyamin

Author: Ahmad Tohari

Category: Literary

Kumpulan cerita pendek ini berisi 13 cerpen Ahmad Tohari yang ditulis antara tahun 1976 dan 1986. Seperti dalam karya-karyanya terdahulu, dalam kumpulan ini pun Tohari menyajikan kehidupan pedesaan dan kehidupan orang-orang kecil yang lugu dan sederhana. Dan sebagaimana dikatakan dalam Prakata, kekuatan Tohari “terletak pada latar alam pedesaan yang sarat dengan dunia flora dan fauna”. Selain itu, gaya bahasa Tohari “lugas, jernih, tapi juga sederhana, di samping kuatnya gaya bahasa metafora dan ironi”.

Membaca karya Ahmad Tohari adalah menemukan Indonesia yang sesungguhnya. Baginya perilaku kesederhanaan menjadi akar yang kuat pencapai kebahagiaan. Sebuah nilai asli Indonesia yang melawan pasar. -Jurnal Indonesia

No. GM :
619173001
ISBN :
978-979-22-9736-2
Price :
Rp 40,000
Total Pages :
88 pages
Size :
13,5x20cm
Published :
14 January 2019
Format :
Softcover
Category :
Literary
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Ahmad Tohari

Ahmad Tohari dilahirkan di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, pada tanggal 13 Juni 1948. pendidikan formalnya hanya sampai SMTA di SMAN II, Purwokerto. Namun demikian, beberapa fakultas seperti fakultas ekonomi, sospol, dan kedokteran pernah dijelajahinya. Semuanya tak ada yang ditekuninya.

Selain trilogi: Ronggeng Dukuh Paruk−Lintang Kemukus Dini Hari−Jantera Bianglala, Gramedia Pustaka Utama juga menerbitkan kumpulan cerpennya, yang berjudul Senyum Karyamin. Triloginya tersebut sudah terbit dalam edisi bahasa Jepang. Edisi bahasa Jerman dan Belanda sedang disiapkan penerbitannya.

Ahmad Tohari tidak pernah melepaskan diri dari pengalaman hidup kedesaannya. Maka warna hampir semua karyanya adalah lapisan bawah dengan latar alam. Dia memiliki kesadaran dan wawasan alam yang begitu jelas terlihat pada tulisan-tulisannya.

Dia pernah bekerja di BNI 1946 sebagai tenaga honorer yang mengurusi majalah perbankan (1966-1967), majalah Keluarga (1978-1981), dan menjabat sebagai dewan redaksi majalah Amanah (Agustus 1986-Maret 1993). Pada tahun 1990 Ahmad Tohari mengikuti International Writing Program di Amerika selama tiga bulan.