Loading...
Boim Lebon
Nama asli saya adalah Sudiyanto bin Pandi bin Karyokromo. Saya hafal betul nama bapak dan kakek saya ini, apalagi karena saat saya mau pergi haji, nama di paspor harus terdiri atas tiga nama. Otomatis nama bapak dan nama kakek sayalah yang saya gunakan. Hikmahnya, sejak saat itu jika saya ingin mendoakan mereka yang sudah almarhum, saya jadi merasa lebih dekat. Pun, sejak saat itu saya menuliskan nama lengkap saya sbb.: Haji Sudiyanto Pandi Karyokromo! Hehe, keren, ’kan?
Nah, sekarang dari mana asal nama “Boim”? Ada sejarah tersendiri. Dulu, Hilman Hariwijaya, sang “pencipta” karakter Lupus yang terkenal itu, sedang menulis serial Lupus di majalah Hai. Sesekali saya juga menulis untuk majalah itu. Saat kami bertemu, Hilman merasa sosok Boim ciptaannya yang menjadi sohib Lupus itu ada pada diri saya. Pada acara jumpa Lupus, saya diajak dan didaulat jadi Boim. Sejak saat itulah saya “memboimkan” diri.
Kata Hilman, nama yang cocok untuk saya adalah Boim Lebon. Ya sudah, sejak saat itu jika saya menulis cerpen, atau menulis artikel di media massa, nama pemberian Hilman ini yang saya pakai. Ketika saya sudah bekerja pun, nama Boim Lebon yang saya kedepankan.
Dalam cerita Lupus, Boim Lebon dikenal sebagai sosok playboy yang konyol. Tapi dalam kehidupan nyata, terus terang saya bukan-lah playboy; saya ini tipe orang yang menyayangi satu wanita saja alias setia. Saya setia pada satu wanita di Tangerang, satu di Bogor, dan satu di Cianjur, hehe!
Sebagai Boim Lebon, buku pertama saya adalah Lupus Kecil yang saya buat secara duet bersama Hilman. Ini bukti kepercayaan luar biasa dari Hilman kepada saya, karena di antara sahabat sahabatnya, sayalah yang dipilih untuk menjadi pendamping untuk menelurkan Lupus Kecil. Alhamdulillah Lupus Kecil sukses menyusul
kefenomenalan Lupus Gede! Dari sana karier kepenulisan saya melesat. Hingga kini, sudah puluhan buku yang saya hasilkan dengan nama Boim Lebon. Buku terbaru saya, seperti Lupus ABG, 3 Anak Badung, Bukan 3 Idiot, dan Faris & Haji Obet juga menggunakan nama Boim Lebon.
Saya juga kerap diundang ke seminar sebagai pembicara. Saat ini, saya masih bekerja di RCTI sebagai produser dan Head of Creative.
Jabatan yang berat sebetulnya, karena saya tidak hanya harus selalu kreatif, tapi harus selalu super-super-super kreatiiif!
Hubungi saya via boim.lebon@gmail.com, twitter @boimlebon17, atau ponsel 08161486717.
Nah, sekarang dari mana asal nama “Boim”? Ada sejarah tersendiri. Dulu, Hilman Hariwijaya, sang “pencipta” karakter Lupus yang terkenal itu, sedang menulis serial Lupus di majalah Hai. Sesekali saya juga menulis untuk majalah itu. Saat kami bertemu, Hilman merasa sosok Boim ciptaannya yang menjadi sohib Lupus itu ada pada diri saya. Pada acara jumpa Lupus, saya diajak dan didaulat jadi Boim. Sejak saat itulah saya “memboimkan” diri.
Kata Hilman, nama yang cocok untuk saya adalah Boim Lebon. Ya sudah, sejak saat itu jika saya menulis cerpen, atau menulis artikel di media massa, nama pemberian Hilman ini yang saya pakai. Ketika saya sudah bekerja pun, nama Boim Lebon yang saya kedepankan.
Dalam cerita Lupus, Boim Lebon dikenal sebagai sosok playboy yang konyol. Tapi dalam kehidupan nyata, terus terang saya bukan-lah playboy; saya ini tipe orang yang menyayangi satu wanita saja alias setia. Saya setia pada satu wanita di Tangerang, satu di Bogor, dan satu di Cianjur, hehe!
Sebagai Boim Lebon, buku pertama saya adalah Lupus Kecil yang saya buat secara duet bersama Hilman. Ini bukti kepercayaan luar biasa dari Hilman kepada saya, karena di antara sahabat sahabatnya, sayalah yang dipilih untuk menjadi pendamping untuk menelurkan Lupus Kecil. Alhamdulillah Lupus Kecil sukses menyusul
kefenomenalan Lupus Gede! Dari sana karier kepenulisan saya melesat. Hingga kini, sudah puluhan buku yang saya hasilkan dengan nama Boim Lebon. Buku terbaru saya, seperti Lupus ABG, 3 Anak Badung, Bukan 3 Idiot, dan Faris & Haji Obet juga menggunakan nama Boim Lebon.
Saya juga kerap diundang ke seminar sebagai pembicara. Saat ini, saya masih bekerja di RCTI sebagai produser dan Head of Creative.
Jabatan yang berat sebetulnya, karena saya tidak hanya harus selalu kreatif, tapi harus selalu super-super-super kreatiiif!
Hubungi saya via boim.lebon@gmail.com, twitter @boimlebon17, atau ponsel 08161486717.