Sembari Minum Kopi  Politiking di Panggung Bisnis

Sembari Minum Kopi Politiking di Panggung Bisnis

Author: Rhenald Kasali

Category: Economics & Accounting

Politiking tidak hanya terjadi di panggung politik, tetapi juga di kantor, dalam perusahaan, dan manajemen. Para eksekutif dan karyawan menggunakan political tactics untuk memperoleh dan mempertahankan posisinya. Politiking memang lebih banyak menyakitkan dari pada menyenangkan. Hari ini Anda berkuasa, esok Anda dikuasai. Hari ini dipuji, besok dimakan. Yang kelihatan lugu, tidak dengan sendirinya jujur. Sedangkan yang bijak, tidak sendirinya baik. Semua tergantung peran teater yang dibawakan masing-masing. Buku ini menggunakan tema cerita untuk menjelaskan beberapa persoalan politiking di atas panggung bisnis. Bagaimana eksekutif memainkan peran-peran itu dalam teater bisnis, apa saja political tactics, apa pengaruh survival mentality di kalangan pengusaha Cina Perantauan, bagaimana aspirasi sekolah eksekutif jempolan, apa artinya clan control, lalu bukanlah followership sama pentingnya dengan leadership?

No. GM :
0
ISBN :
979-605-805
Price :
Rp 17,000
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
01 January 1998
Format :
Softcover
Category :
Economics & Accounting
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Rhenald Kasali

Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. adalah guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Saat terjadi krisis moneter 1998, dialah yang memunculkan gagasan kewirausahaan, yang saat itu masih dianggap sebagai keniscayaan. Ia juga merupakan pelopor pembaruan berpikir dan bertindak yang dibangun dengan kesadaran bahwa manusia adalah seorang transformator. Oleh karena itu, pada 2007, ia mendirikan yayasan Rumah Perubahan untuk mewujudkan impian-impian perubahan yang digagasnya. Pada 2018, ia dianugerahi penghargaan Writer of the Year oleh IKAPI. Selama 2014 hingga 2021, ia beberapa kali masuk dalam daftar “Top 30 Global Gurus in Management” oleh lembaga Global Gurus. Buku ini adalah karya ke-37 dalam 41 tahun kariernya sebagai pendidik.