Pendekar Pemanah Rajawali 19 - Sia Tiauw Eng Hiong

Pendekar Pemanah Rajawali 19 - Sia Tiauw Eng Hiong

Author: Chin Yung

Category: AsianLit - China/Taiwan/Hongkong

Khan menugaskan Kwee Ceng bersama para putra dan jenderalnya untuk menumpas habis sisa serdadu Kim. Ternyata Khan juga akan menyerang dan memusnahkan kerajaan Song, supaya Mongolia dapat menguasai dunia. Apabila berhasil dan setia dalam tugas itu, Kwee Ceng akan diangkat menjadi raja muda; namun apabila membelot, ia akan dijatuhi hukuman mati, termasuk ibunya.

Kwee Ceng dan ibunya tidak sudi mengkhianati bangsa mereka sendiri, maka mereka akan segera meninggalkan tempat itu tanpa pamit. Namun Khan tahu rencana itu dan langsung menawan Li Peng. Sang ibu memilih menghabisi nyawanya sendiri agar tidak menjadi penghalang bagi putranya. Kwee Ceng melarikan diri.

Pemuda itu dilanda kekecewaan dan keputusasaan. Ia menyesal menguasai ilmu silat dan ingin menghapuskannya, karena menurutnya ilmu silat telah menimbulkan banyak penderitaan di kolong langit ini. Apakah Kwee Ceng akan bersatu kembali dengan sang kekasih?

Sementara itu, pertemuan di Hoa San berlangsung. Siapakah yang akan menjadi orang nomor satu di dunia persilatan?

No. GM :
0
ISBN :
979-605-608-9
Price :
Rp 5,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 1998
Format :
Soft Cover
Category :
AsianLit - China/Taiwan/Hongkong
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Chin Yung

Louis Leung-yung Cha, yang menggunakan nama samaran Jin Yong (Chin Yung), lahir di Hangzhou, Provinsi Zhejiang 1924. Ia pernah menimba ilmu di Fakultas Bahasa Asing, Chungking Central University, lalu pindah ke Fakultas Hukum Jurusan Hukum Internasional, Dongwu University. Ia mulai menulis buku fiksi sejak tahun 1995. Sebelumnya ia pernah bekerja sebagai penerjemah dan copy editor di surat kabar Ta Kung Pao dan Hsin Wan Pao, sutradara dan penulis skenario di Great Wall Movie Enterprises Ltd. dan Phoenix Film Co, penulis naskah sandiwara dan kritik film di Enchoulu. Sampai kini, buku-bukunya masih digemari berbagai kalangan di banyak negara. Puluhan film layar dan film seri TV dibuat berdasarkan karya-karyanya. Tahun 1959 ia mendirikan surat kabar Ming Pao hingga menjadi sangat sukses. Tahun 1993 ia mengundurkan diri dari jurnalisme. Dalam bidang politik, ia pernah menjabat sebagai anggota eksekutif Komite Perancang Hukum Dasar dan Komite Penasihat Hong Kong SAR (1985-1989). Ia juga ditunjuk menjadi anggota Komite Persiapan Hong Kong SAR (Desember 1995). Ia menganugerahi gelar profesor kehormatan di Beijing University (Oktober 1994) dan di Zhejiang University (1996). Ia juga mengepalai Humanity Colloge of Zhejiang University.