Reiki 2: Pemantapan dan Pemanfaatan dalam Hidup Sehari-Hari

Reiki 2: Pemantapan dan Pemanfaatan dalam Hidup Sehari-Hari

Author: Irmansyah Effendi

Category: Self-Improvement

Bagi para praktisi yang sibuk dan merasa kekurangan waktu untuk menyalurkan Ree Ki ke seluruh pasien atau diri sendiri, buku ini menyajikan cara-cara sederhana dan praktis yang dapat dipraktekkan dimanapun dan kapan saja, berikut posisi-posisi alternatif yang selama ini terbukti efektif untuk penyembuhan banyak penyakit, termasuk untuk mengatasi masalah kebotakan dan mengusahakan agar tetap awet muda.

Anda juga akan memperoleh pemaparan mengenai pemanfaatan Ree Ki untuk meningkatkan prestasi belajar, peningkatan prestasi kerja, peningkatan gairah hidup, mengembalikan, mempertahankan dan meningkatkan gairah seks.

No. GM :
0
ISBN :
979-655-346-5
Price :
Rp 30,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13,5 x 20
Published :
01 January 1999
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Irmansyah Effendi

Irmansyah Effendi M.Sc. adalah founder Natural Way of Living dan penemu teknik penyembuhan Reiki Tummo®, Meditasi Buka Hati®, Rahasia Berjalan Alami®, dan Open Heart Mindfulness™. Selama lebih dari 20 tahun, beliau mendedikasikan hidupnya mengelilingi dunia untuk membagikan ilmu kepada lebih dari 80.000 orang, di 90 kota di Indonesia dan di 73 negara termasuk Australia, Amerika Serikat, Jerman, Kanada, dan Selandia Baru.

Beliau juga telah menulis 17 buah buku best seller mengenai penyembuhan (healing), meditasi, dan spiritualitas. Adapun buku-buku tersebut diterbitkan oleh penerbit kenamaan PT Gramedia Pustaka Utama (Indonesia) dan penerbit dari Amerika Serikat dan Inggris. 

Irmansyah Effendi lulus Bachelor of Science dalam bidang Computer Science dan Matematika pada umur 20 tahun dengan predikat Magna Cum Laude dan Honor dari California State University, Amerika Serikat. Lalu lulus Master of Science dalam bidang Computer Science dengan spesialisasi Artificial Intelligence pada umur 21 tahun di universitas yang sama.

Namun, titik balik perjalanan spiritualnya terjadi saat beliau menyadari Diri Sejatinya. Sejak itu, beliau sadar bahwa kunci hubungan dengan Tuhan YME adalah hati dan tujuan hidup yang sebenarnya, yaitu untuk kembali kepada Tuhan YME, sumber diri sejati kita yang juga adalah sumber rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan sejati.