Dari Mana Datangnya Mata
Author: Veven Sp. Wardhana
Category: Poetry
Ira Koesno, praktisi media:
\"Berbeda dengan kelugasan dalam kolom-kolomnya, pada kumpulan cerpenya ini Veven Sp Wardhana membuka ruang sebebas-bebasnya bagi keliaran daya imajinasi. Dari Mana Datangnya Mata membuat kita menjadi raja yang menentukan manis getir hidup tokoh-tokohnya. Pilih sendiri petualanganmu!\"
Mira Lesmana, sineas:
\"Saya terkejut dan bingung karena bisa merasakan luapan emosi yang berbeda-beda dalam kisah-kisah yang bertemakan sama. Setiap cerita memberikan banyak kejutan, banyak sensasi. Begitu salah, namun begitu benar! Yes, I am so married, therefore I am or therefore I am not?\"
Djenar Maesa Ayu, cerpenis:
\"Berbagai konstruksi mulai dari agama, hukum, hingga lembaga pernikahan, ternyata tidak cukup kuat membendung hasrat manusia untuk tetap menjadi manusia.\"
Fira Basuki, novelis:
\"Mas Veven adalah penulis yang menggunakan semua nalar dan kepekaannya. Buku ini menggambarkan rasa cinta yang manusiawi, yang melibatkan semua panca indra. Tidak perlu dimengerti, bisa dibaca berulang-kali, tapi toh akhirnya terserah pembaca dan penangkap cerita menggunakan nalarnya. Lintas budaya dan segala detil, menambah warna cerita cinta. Pada akhirnya, berkhianat atau tidak, siapa kita yang memihak?\"