Miss Cupid

Miss Cupid

Author: Mia Arsjad

Category: TeenLit

Penulis Berbakat Lomba Novel TeenLit Writer 2005

Siapa yang nggak kenal Tinka, mak comblang tenar seantero sekolah. Dengan kecanggihannya yang selalu sukses menjodohkan siapa pun yang meminta jasanya, Tinka pun tersohor sebagai Miss Cupid dan selalu siap menerima klien.

Siapa sangka order tiba-tiba sepi gara-gara Rocky. Anak baru yang pendiam dan berkacamata, tiba-tiba berubah drastis setelah ditunjuk jadi kapten sepakbola. Dari Clark Kent yang canggung dan berkacamata, jadi Superman yang kuat dan keren abis! Orderan pun datang bertubi-tubi, semua pengin dicomblangin dengan Rocky.

Yang lebih ajaib lagi, setelah Tinka menolak semua orderan itu dengan alasan keadilan sosial bagi seluruh pelanggan dan profesionalisme kemakcomblangan, tiba-tiba Maya, sobatnya yang supercantik, ikut-ikutan minta tolong dicomblangin sama Rocky! Sepanjang sejarah, Maya nggak pernah butuh jasa siapa pun juga buat cari pacar. Tapi buat Rocky?

Dengan alasan persahabatan, Tinka pun menerima job dari Maya. Padahal, ada rasa suka yang sudah lama tumbuh di hati Tinka, bahkan sebelum Rocky berubah jadi Superman.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-1595-6
Price :
Rp 35,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
31 August 2005
Format :
Softcover
Category :
TeenLit
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Mia Arsjad

Mia Arsjad memulai kariernya sebagai penulis novel setelah naskahnya, Mak Comblang membawanya menjadi salah satu penulis berbakat \\\\\\\"Lomba TeenLit Writer GPU\\\\\\\" tahun 2004. Naskah tersebut kemudian diterbitkan tahun 2005 dengan judul baru, Miss Cupid.

Tahun 2005 Mia mencoba mengikuti Lomba Penulisan Novel Metropop GPU, dan berhasil menjadi juara ketiga dengan naskahnya yang berjudul Cinlok, Accidentally In Love?

Setelah itu Mia bolak-balik antara menulis novel TeenLit dan Metropop.

Tahun ini, Mia menerbitkan secara serentak dua novelnya, Satria November (Novel TeenLit ke-5) dan Dil3ma (Novel Metropop ke-3).

Kekhasan Mia dalam novel-novelnya adalah bahasanya yang lincah, dengan karakter dan alur cerita yang kuat.

Meskipun Satria November bertutur tentang masalah remaja mantan pecandu narkoba yang berusaha keras menyembuhkan ketergantungannya, Mia tidak membiarkan tokoh-tokohnya menjadi terlalu serius. Sering kali, pada beberapa adegan yang cenderung \\\\\\\"serius\\\\\\\", Mia akan menurunkan kadar keseriusan itu dengan menyelipkan 1-2 kalimat yang akan membuat pembaca tertawa dan kembali rileks mengikuti jalannya cerita.

Dalam Dil3ma, novel Metropop-nya yang ketiga ini, Mia mengangkat kehidupan tiga sahabat dalam setting kehidupan metropolitan yang terjebak dalam jalinan cinta yang \\\\\\\"keliru\\\\\\\". Jalinan yang mereka pikir bisa membuat mereka bahagia dan utuh, padahal yang terjadi malah sebaliknya. Kedewasaan Mia dalam menggarap novel-novel Metropopnya sangat terasa ketika Mia menggambarkan dengan gamblang bahwa setiap pilihan mengandung konsekuensi, konsekuensi yang, sepahit apa pun, harus diterima dan dihadapi dengan dewasa. Namun topik \\\\\\\"berat\\\\\\\" ini pun tidak dibahas dengan terlalu serius dan menghilangkan unsur kocak Mia Arsjad.

Novel-novel Mia Arsjad hampir selalu mengalami cetak ulang.
Dengan diterbitkannya kedua novel Mia ini secara serentak, diharapkan bisa meningkatkan animo masyarakat pencinta buku untuk membuktikan sendiri kepiawaian Mia meramu cerita TeenLit maupun Metropop.