iBegYourPrada - Curhat Perempuan Metro

iBegYourPrada - Curhat Perempuan Metro

Author: Cynthia Agustina

Category: MetroPop

\"Keseharian, simplel, dan mencoba untuk jujur...\"
Oddy C. Harahap, sutradara Bangsal 13 dan Alexandria.

\"Once I start... I simply can`t put it down... padahal jadwal gue lagi ribet banget. Sederhana dengan gaya bercerita seharai-hari orang kedua.\"
Maya Hasan, harpist.

Seru banget! Seperti melihat kehidupan gue sendiri. Mau gak mau gue seperti dipaksa `mengakui` emang gitu kenyataannya. Kadang lucu, kadang pahit, kadang juga manis, rame rasanya kayak Nano-Nano. Lucu juga kale ya, kalo buku ini diberi judul: Kumpulan Esai Nano-Nano.\"
Sanny Tarudji, copywriter DENTSU Indonesia.

\"This book is a trendsetter. Fun to read. If you consider yourself a metropolitan goers, read it!! Or be left behind.\"
Dr. Sonia Wibisono, presenter.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-2391-6
Price :
Rp 36,500
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
03 March 2006
Format :
Softcover
Category :
MetroPop
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Cynthia Agustina

Menulis buat Cynthia adalah sesuatu yang sudah dilakukannya semenjak SD, lewat buku harian yang disimpan rapat-rapat dan majalah dinding sekolah dan drama sekolah minggu. Tidak seperti anak-anak lain pada umumnya yang membenci pelajaran mengarang, Cynthia kecil senang sekali pelajaran yang satu itu karena, \\\\\\\"Gampang!\\\\\\\" Sempat belajar tentang menulis pada Arswendo Atmowiloto lewat Sanggar Kreativitas Anak Bobo, ia terus menulis sambil mulai bermimpi untuk suatu saat menjadi pengarang.

Mimpi ini terus dibawanya hingga kuliah di Melbourne, Australia. Selain mengambil jurusan TVIFilm Production, ia juga mengambil Literature untuk mendekatkan diri pada dunia yang begitu dicintainya. la juga malang melintang di dunia teater kampus, lewat performing, writing, dan producing.

Setelah kembali ke Jakarta dan menekuni dunia produksi film iklan, hasrat menulis itu semakin menggebu. \\\\\\\"Kalau orang lain pingin kaya, gue pingin punya karya ... !` Lalu 20 tahun kemudian semenjak Cynthia mulai menulis buku hariannya yang pertama, ia memberanikan diri untuk mewujudkan mimpi ini.