Balada Seorang Penyiar - Different Ugliness, Different Madness

Balada Seorang Penyiar - Different Ugliness, Different Madness

Author: Marc Males

Category: Romance

Pada masa-masa keemasan radio, Llyod Goodman adalah penyiar yang sangat populer dan dicintai para pendengarnya. Suaranya yang memikat dan penuh kharisma membuatnya dijuluki \"playboy-nya radio\". Namun Goodman mempunyai satu rahasia... yang memaksanya melarikan diri dan bersembunyi dari ketenarannya serta sorotan publik.

Sementara itu, Helen, seorang wanita yang sangat cantik, sedang berjuang mengatasi kenangan-kenangan masa lalu yang membuatnya nyaris kehilangan pegangan. Dalam keadaan menderita dia berkelana tanpa tujuan, dan secara kebetulan bertemu dengan Lloyd Goodman yang telah mengasingkan diri. Perjumpaan itu mengubah jalan hidup mereka selamanya.


Kisah ini ditulis dan diilustrasi oleh seniman legendaris Eropa, Mark Males. Kisah yang sangat mengharukan, tentang dua orang yang mencoba mengatasi luka-luka batin mereka yang begitu dalam.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-3066-1
Price :
Rp 40,000
Total Pages :
0 pages
Size :
19 x 26
Published :
24 July 2007
Format :
Softcover
Category :
Romance
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Marc Males

Mark Males memasuki dunia industri komik lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Beberapa karyanya mendapat pujian tinggi, dan sekarang karya-karyanya tersebut mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris (juga bahasa Indonesia). Salah satunya yang telah terbit di Indonesia adalah BALADA SEORANG PENYIAR (Different Ugliness, Different Madness). Males berkata karya ini dipengaruhi \\\\\\\"Clint Eastwood dan Bridges of Madison County\\\\\\\".

Perkenalan Males dengan dunia komik diawali di usia yang sangat muda, dia mulai menggambar komik sejak usia 10 tahun. Tapi sebelum jadi pengarang komik sungguhan, dia bekerja sebagai petugas layout di sebuah agen periklanan, juga membuat ilustrasi untuk Heart Press (majalah cerita romantis di Inggris).

Ini katanya tentang BALADA SEORANG PENYIAR: \\\\\\\"Pertama-tama ada kisah universal: pria bertemu wanita, jatuh cinta, dan hidupnya berubah... Aku mengombinasikan ini dengan dua ide yang sudah lama kupikirkan. Karena aku senang mendengar radio, aku selalu membayangkan orang seperti apa yang ada di balik suara yang kudengar. Kadang-kadang aku kecewa saat melihat foto mereka, terutama yang wanita! Aku juga ingin menceritakan kebohongan seperti yang pernah terjadi dalam sejarah musik pop, saat ada model `meminjamkan` penampilannya bagi suara si penyanyi. ... Aku juga ingin menjawab pertanyaan `Apakah wanita merupakan keajaiban?`. Dan jawabannya adalah cara terbaik untuk mengakhiri buku ini.\\\\\\\"