MetroPop: Hair-Quake

MetroPop: Hair-Quake

Author: Mariskova

Category: Amore

Andita Soekardi memang bukan si Barbie yang cantik, langsing, dan berambut pirang indah. Ia cuma cewek biasa yang bekerja sebagai guru bahasa Inggris di sebuah institut bahasa asing. Ia cewek normal, impulsif, cerewet, moody, namun baik hati dan pintar. Ia lumayan pede walaupun berkulit hitam, bertubuh kerempeng, dan belum punya pacar. Cuma satu yang membuatnya aneh: Andita punya obsesi akut pada rambutnya! Bagi Andita, better hair brings better luck, better love and better life.

Hidup Andita berantakan ketika fotonya masuk ke majalah dan rambutnya disebut sudah out of style. Segala hiburan sahabatnya, Ferry, tidak digubrisnya. Andita malah mendatangi salon tempatnya memotong rambut dengan gaya yang disebut jadul itu, dan menuntut ganti rugi.

Saat menjalani perawatan rambut ganti rugi di salon itulah Andita ketemu Prasta, eksekutif muda ganteng yang lalu jadi curahan hatinya. Kepada Prasta-lah Andita mencurahkan segala unek-uneknya di kantor, proses promosi jabatannya yang bertele-tele, dan nyaris semua cerita dalam hidupnya. Prasta bak Ferry kedua, bahkan lebih.

Tapi kemudian sesama pengajar di institut tempat Andita mengajar sepertinya menaruh hati padanya. Jadi, siapa yang harus Andita pilih? Apakah benar kondisi rambutnya memengaruhi kehidupan karier dan cintanya?

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-3642-2
Price :
Rp 40,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
01 April 2008
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Mariskova

Tukang ngebodor yang menyelubungi dirinya dengan kegalakan dan kekaleman ini memiliki rambut yang bisa selalu dikatakan pendek. Alasan utamanya: untuk mengatur rambutnya yang susah diatur, perempuan yang teratur ini mengaku hanya hairstylist yang randomly chosen by God sajalah yang bisa membuatnya menjadi bagus.

Jika Anda melihatnya berambut panjang lebih dari sebahu, memakai make-up, dan berjalan bak putri raja, sudah dapat di- pastikan ia telah membelot dari kecintaannya pada Keanu Reeves, tiba-tiba jatuh cinta pada angka, secara ajaib menjadi morning person yang pintar memasak, dan buku ini sudah pasti bukan tulisannya. (Fitri Mohan, New York City, 21 Februari 2008).