100 Resep Makanan Sehat untuk Meningkatkan Imunitas dan Kecerdasan Otak Bayi-Balita

100 Resep Makanan Sehat untuk Meningkatkan Imunitas dan Kecerdasan Otak Bayi-Balita

Author: Tuti Soenardi

Category: Culinary

Begitu lepas dari masa ASI eksklu-sif (6 bulan per-tama kehidupan), si kecil sudah bisa diperkenalkan dengan makanan pendam-ping ASI, yaitu berbagai makanan yang berasal dari bahan makanan yang biasa orang dewasa konsumsi sehari-hari, demi memenuhi kebutuhan nutrisinya agar pertumbuhan badannya pesat, imunitasnya meningkat, dan perkembangan ke cerdasannya pun optimal.

Untuk itu, para orangtua bukan saja perlu menge-tahui makanan apa saja yang si kecil butuhkan, tetapi juga memahami cara memperkenalkan makanan tersebut. Pemberian makanan harus sejalan dengan tingkat kematangan dan ke-siapan organ pencernaan si kecil. Pada usia balita, si kecil dapat pula diberi aneka camilan sehat, di samping makanan utama, untuk melengkapi ke-butuhan gizinya.

Saat memasuki usia se-kolah, kebutuhan gizi si kecil semakin bertambah sehingga di masa ini para orangtua perlu memerhatikan secara menyeluruh makanan utama, menu sarapan, serta bekal sekolahnya. Mengatur menu untuk bayi dan balita memang bukan hal yang mudah. Hal itu memerlukan pengetahuan tentang gizi, bahan makanan, dan cara pengolahan makanan yang tepat.

Namun, para orangtua tidak perlu khawatir karena buku yang berisi 100 resep ini akan membantu mereka mengatur dan menyajikan menu sehat untuk sang buah hati.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-3905-8
Price :
Rp 65,000
Total Pages :
0 pages
Size :
18 x 20
Published :
07 August 2008
Format :
Softcover
Category :
Culinary
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Tuti Soenardi

Tuti Soenardi, ahli gizi lulusan Akademi gizi Bogor tahun 1959. Mengajar di Akademi Gizi tersebut dari tahun 1962 hingga sekarang. Pernah bekerja sebagai ahli gizi pada beberapa rumah sakit pemerintah maupun swasta.



Diantara kesibukannya memberikan konsultasi gizi untuk umum, beliau juga melayani katering khusus bagi penderita gangguan kesehatan, serta aktif pula di organisasi Profesi persatuan Ahli gizi Indonesia.