Smaradhana Batik Semarang

Smaradhana Batik Semarang

Author: Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI)

Category: Fashion & Beauty

Batik adalah warisan budaya Bangsa Indonesia yang adiluhung. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki seni dan motif batiknya sendiri, tak terkecuali kota Semarang. Meski demikian tak banyak orang yang mengetahui keberadaan batik Semarang. Perlu upaya keras dari banyak pihak agar salah satu batik khas pesisir utara Jawa ini bisa bangkit kembali, terselamatkan dari kepunahan. APPMI, sebagai salah satu organisasi desainer papan atas negeri ini mempunyai keprihatinan terhadap kelestarian kain-kain khas Nusantara, termasuk batik Semarang. Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi, dua belas desainer APPMI membuat sederetan koleksi busana dari bahan batik Semarang yang digelar dalam fashion showSmaradhana Batik Semarang ing Lawangsewu. Ciri khas dan garis rancangan setiap desainer dalam mengolah batik Semarang dari pagelaran tersebut yang kita nikmati melalui buku ini. Setiap koleksi merupakan signature istimewa yang pantas mendapat atensi dari siapapun yang masih menghargai batik sebagai karya anak bangsa sendiri.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-3969-0
Price :
Rp 75,000
Total Pages :
0 pages
Size :
20 x 25
Published :
09 October 2008
Format :
Softcover
Category :
Fashion & Beauty
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI)

APPMI adalah singkatan dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia. Berdiri pada tanggal 22 Juli 1993, dengan kantor sekretariatnya beralamat di R.S.Fatmawati No.27 Jakarta Selatan. Telp.dan Fax.(021)75913912,7508781.

Mulai berdirinya APPMI dipelopori oleh Ibu Poppy Dharsono, Bapak Hari Dharsono,dan ibu Pia Alisjahbana, bertempat di Hotel Borobudur-Jakara, tepatnya 20 Juli 1993, dengan didukung oleh perancang lainnya. Saat ini APPMI memiliki anggota para perancang Indonesia yang terdiri dari perancang busana konvensial dan busana muslim, yang tersebar di wilayah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Lampung, Surabaya, dan bali. Dimana hampir keseluruhan anggotanya itu bergerak pada usaha eceran yang memiliki beberapa outlet yang tersebar diberbagai departement store terkemuka di Indonesia.

Beberapa perancang juga sudah mulai bisnis ekspor, disamping menerima personal order, dengan memiliki kekhususan masing-masing dari setiap rancangannya. Dalam perkembangannya, hingga saat ini, APPMI terus eksis menjalankan program rutin tahunannya, yakni FASHION TENDANCE(1993-sekarang). Acara ini adalah sebuah pagelaran busana yang bertujuan untuk memberikan informasi kecenderungan mode ditahun yang akan datang.

Di tahun 2003 ini, APPMI telah melaksanakan kegiatan tersebut untuk yang ke-11 kalinya.