The Power of Sound

The Power of Sound

Author: diDDi AGePhe

Category: Religion & Spirituality

Setelah memahami buku ini, Anda akan bisa mengatur suasana hati sehingga selalu merasa tenang, nyaman, dan damai, dan bisa menghadapi hidup dengan lebih jernih. Anda juga akan mengenali kemampuan mengendalikan frekuensi diri bahkan gelombang hati, termasuk menyelaraskan dengan frekuensi rotasi bumi 7.83 hz, frekuensi udara 136.1 hz (cosmic aum), juga frekuensi untuk silaturahmi 639 hz, dan lain-lain.

The Power of Sound menawarkan beberapa metode untuk mencapai tingkat kesadaran tinggi hingga mengenal diri sejati sekaligus menyatu dengan Sang Mahasumber dengan persepsi universal, tanpa berpaling dari agama serta keyakinan Anda dan tanpa tergesa-gesa menolak sesuatu yang mungkin baru Anda ketahui. Saat Anda mengenal diri sejati, Anda sudah berada pada tataran menikmati hidup tulus dengan Kasih, Ikhlas, Sabar, dan Syukur. Anda akan memancarkan gelombang frekuensi diri yang sedemikian tinggi sehingga senantiasa memercikan cahaya yang menenteramkan dan menyejukan lingkungan serta alam. Puji Syukur kepada Sang Mahapengasih dan Mahapenyayang, karena saat ini dalam damai dan selau damai di dalam.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-5411-2
Price :
Rp 45,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
11 February 2010
Format :
Softcover
Category :
Religion & Spirituality
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
diDDi AGePhe

diDDI AGePhe mengenyam pendidikan musik jurusan komposisi di Institut Kesenian Jakarta dan pendidikan musik IKIP Negeri Jakarta. Di sela-sela kuliahnya, ia masih menyempatkan diri untuk berguru komposisi musik secara privat kepada Slamet Abdul Syukur. Selain itu, diDDi juga mempelajari contra bass pada Amir Katamsi, menjadi murid maestro jazz Indonesia, Jack Lesmana dan Elfa Secioria. Dan mempelajari musik tradisi pada para maestro seni tradisi seperti I Gusti Kompyang Raka, I Wayan Diya, Epi Martison, dan lain-lain. Ia pun akrab dengan berbagai proyek musik modern, kontemporer, elektronik, soundscape, multimedia, musik meditasi, relaksasi dan opening chakra, hingga berkolaborasi dengan koreografer papan atas Indonesia. Sederetan nama besar di dunia musik pun kerap bekerjasama dengan diDDI AGePhe, antara lain Addie MS, Tohpati, Indra Lesmana, Faris RM,Titi DJ, Vina Panduwinata, Utha Likumahua dan lain-lain.

Musisi yang menjadi penata musik dari sekitar 30 judul film layar lebar, ribuan episode sinetron dan beberapa kali memenangkan penghargaan ini tertarik mendalami spiritualisme sejak 21 Oktober 1987 tahun silam. Dimulai dari Mijil dan Manunggaling Kawulo Gusti, Paguyuban Ngesti Tunggal, Thariqat Syadziliyyah, Thariqat Qadiriyah Naqsabandiyah, Thariqat Uluhiyah, Thariqat Sir Maghribi Somaniah, Thariqat Qadiriyah Rifaiyah Mushthafawiyah, Thariqat Satariyah, Institute Kajian Tasawuf Az Zukhruf, Zen, Budhisme, hingga hypnotherapy (The Indonesian Board of Hypnoteraphy) dan New Age seperti COSMIC LINK Meditation Centre, Alpha Power, Reiki, Deep PEAT 4 (Carol Saito - Italy), Sound Healing (Jonathan Goldman - Amerika) serius dipelajarinya. Kini, selain terus menggarap komposisi musik meditasi, diDDI AGePhe juga aktif mengkampanyekan inner-healing melalui aktivitas meditasi.