Be Brilliant for You Teens!

Be Brilliant for You Teens!

Author: Febriyo Hadikesuma

Category: Self-Improvement

Tahun 2003 merupakan tahun yang berat bagi seorang Febriyo Hadikesuma karena gagal masuk perguruan tinggi negeri idaman. Ia pernah merasakan menjadi buruh bangunan, juru pembukuan di sebuah kantin, juru masak, bahkan ikut dalam training kesekretarisan yang dilakukannya untuk mengisi kevakuman menjelang ujian tahun berikutnya. Tahun berikutnya, Febriyo berhasil diterima di Universitas Gadjah Mada, meski akhirnya orangtua harus menggadaikan rumah yang selama ini mereka tempati.

Buku Be Brilliant for You Teen berisi kisah-kisah perjalanan kehidupan Febriyo dalam menghadapi kegagalan SPMB (saat ini SNMPTN) yang diramu khusus dengan gaya bahasa khas miliknya. Apa yang disampaikan oleh penulis adalah ilmu pengembangan diri yang tidak bisa diperoleh di sekolah formal.

Salah satu bagian yang menjadi andalan buku ini adalah penulis mengajak para pembaca menyelami pikiran sendiri melalui beberapa pertanyaan praktis yang sering ia gunakan sebagai bahan refleksi.

Saat kegagalan datang, kita tidak bisa meminta dunia untuk berubah. Dunia hanya akan berubah ketika kita mau mengubah diri kita. Jika 1 tahun terdiri atas 365 hari, berubahlah 1 derajat setiap hari untuk mencapai kesempurnaan pada 360 derajat dan nikmatilah perubahan demi perubahan dalam kehidupan kita, remaja yang akan hidup sepanjang masa.

\"Thanks banget, ya, Mas Bio. Tadi aku dapat nilai tertinggi untuk ulangan ekonomi.\"
---Verdira Asihka, SMA 3 Padang

\"Saya dapat banyak ilmu tentang berbagai karakter orang di sini.\"
---Fajar Reyhan Apriansyah, Ka. OSIS SMAN 1 Pekanbaru

\"Saya berharap pengetahuan ini dimiliki oleh seluruh praktisi-pendidik....\"
---Sri Hartati, Dosen Senior Fisika UGM

\"Angka kelulusan tahun lalu hanya 7,2. Namun, setelah siswa diterapi akhirnya tahun ini menjadi 8,36.\"
---WiWik Susilaningsih

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-5888-2
Price :
Rp 60,000
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
22 July 2010
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Febriyo Hadikesuma

Febriyo Hadikesuma adalah seorang remaja yang sudah memulai kariernya dalam dunia edukasi pengembangan diri dan improvisasi sejak usia 13 tahun. Saat ini, ia berdomisili di Yogyakarta. Rutinitas yang Febriyo, dengan panggilan akrabnya Bio, lalui selain sebagai mahasiswa dan penulis, juga merupakan pemilik usaha yang bergerak di bidang advertising, asisten dosen mata kuliah kewirausahaan, konsultan dunia bisnis, konsultan pengembangan diri berbasis mind healing, serta merupakan seorang pembicara intrepreneur yang lebih sering menitikberatkan materi pembicaraan pada mind power dan bagaimana membenahi \\\\\\\"kerusakan mental pikiran\\\\\\\" yang didapat sejak kita berusia dini.

Saat ini, ia tengah melakukan penelitian di bidang dunia pikiran yang dikaji dari sudut perspektif sains elektro bersama rekan yang tidak lain adalah dosen beliau. Pernah beberapa kali memberikan kuliah di komunitas multilevel marketing, di tingkatan siswa sekolah menengah atas, di komunitas mahasiswa kedokteran, komunitas mahasiswa elektronika mipa, serta sering memberikan konsultasi kepada mahasiswa-mahasiwa maupun orangtua yang memiliki problematika dengan dunia pikiran mereka. Saat ini Penulis sedang merangcang agenda kerja bersama tim yang ia bentuk untuk mengadakan Workshop Brilliant or Productive for Hypno Education, Road Show To Campus yang direncanakan akan dimulai pada tahun ajaran mahasiswa baru.

Untuk beberapa waktu ke depan, tepatnya bulan Mei 2008, Penulis akan melakukan pelatihan workshop di hadapan 200 peserta yang merupakan siswa-siswa sekolah menengah atas dari seluruh kota Padang.

Sayang sekali jika kita membiarkan bangsa ini mengalami kekeliruan mindset yang sudah terbentuk sejak mereka dilahirkan. Inilah yang menjadi alasan lahirnya pelatihan dan buku yang mengambil segmentasi para remaja siswa dan mahasiswa ini. Ke depannya, saat ini penulis juga tengah mengerjakan tulisan yang juga ditujukan kepada orangtua tentang dunia pikiran sehingga mereka bisa mengetahui di mana letak kesalahan yang terjadi saat mereka, orangtua, memprogram pikiran sang anak.

Saya membutuhkan jiwa-jiwa penerang yang bisa mencerahkan dunia ini untuk bersama-sama memberikan kebahagiaan