Historical Romance: Cinta Sang Pangeran

Historical Romance: Cinta Sang Pangeran

Author: Sabrina Jeffries

Category: Amore

Marcus North, sang Viscount Draker, sudah lama hidup mengasingkan diri dari pergaulan kelas atas. Ia hanya hidup berdua dengan adik perempuannya, ditemani perpustakaan yang dipenuhi berbagai jenis buku. Dan ia puas dengan hidupnya. Sampai Lady Regina Tremaine datang ke Castlemaine.

Dengan lancang lady itu menerobos masuk ke perpustakaan dan mengganggu ketenangan Marcus. Lady Regina meminta Marcus menyetujui usaha pendekatan kakak lelakinya pada Louisa North, adik Marcus. Meskipun akhirnya setuju, sang viscount memberikan satu syarat: asalkan ia juga diperbolehkan mengencani Regina.

Meskipun awalnya Marcus mengencani Regina hanya agar dapat mengawasi adiknya, perlahan tapi pasti, sikap elegan Regina mulai memengaruhi Marcus. Mungkinkah ia, pria penyendiri yang bertemperamen keras, akhirnya bertekuk lutut di hadapan lady cantik itu?

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-7675-6
Price :
Rp 55,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
03 November 2011
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sabrina Jeffries

Sabrina Jeffries adalah penulis terlaris New York Times yang menulis lebih dari 50 novel dan karya fiksi pendek (beberapa ditulis dengan nama samaran Deborah Martin dan Deborah Nicholas). Jeffries juga adalah pembicara ternama, di tahun 2010 dia ditunjuk sebagai pembawa acara untuk National Romance Writers of America’s 30th Anniversary Awards Ceremony.

Di waktu luangnya Jeffries menghabiskan waktu untuk bepergian dengan suami dan putranya atau tenggelam dengan beberapa kegemarannya—teka-teki jigsaw, cokelat, dan musik.

Kini, dengan lebih dari 9 juta buku yang dicetak dalam lebih dari 20 bahasa, penulis dari North Carolina ini tidak pernah menyesal meninggalkan karir awal dirinya di bidang akademik (dia memiliki gelar Ph.D. dalam sastra Inggris) untuk kegemerannya dalam menulis fiksi, dan berharap suatu hari buku karyanya akan menyelamatkan dunia.

Jeffries selalu bermimpi besar.