Sahabat Langit

Sahabat Langit

Author: Halimah Munawir

Category: Poetry

“Udah, kalo lo takut. Lo ga usah ikut tawuran. Trus besok lo dateng ke sekolah pake rok! Ato lo ga usah sekolah lagi di sini aja sekalian. Lo cuma malu-maluin sekolah kita aja!”

Suatu pagi, ketika berangkat ke sekolah, motor Terry bersinggungan dengan mobil sport milik Bobby, anak sekolah tetangga. Kejadian itu cukup menjadi alasan bagi dua sekolah menengah atas yang letaknya bersebelahan itu untuk tawuran. Masing-masing pun menyiapkan gengnya. Pelajar cowok yang menolak ikut lantas menjadi olok-olok dan disuruh pakai rok.

Demi gengsi, dan demi nama sekolah (yang sebetulnya tidak kenapa-kenapa juga) dua geng sekolah ini pun tawuran sepulang sekolah. Dengan ”kreatif” mereka memakai rantai sepeda, penggaris besi, gesper, dan benda lain yang bisa digunakan sebagai senjata. Para pelajar itu saling baku hantam sampai terlambat menyadari betapa murah nyawa mereka pertaruhkan di ajang adu jotos kelas sekolahan itu. Betapa sia-sianya masa remaja. Betapa tak bernilainya perjuangan dan kasih sayang orangtua yang telah bersusah payah mencari uang demi pendidikan mereka.

Sahabat Langit berkisah tentang persahabatan, gejolak masa muda, cinta remaja, juga tentang harapan akan masa depan yang lebih cerah.


Novel ini mengangkat cerita keseharian dan anak muda banget, melukiskan sebuah persahabatan yang indah.
— Ardina Rasti; Penyanyi, artis, dan duta anti kekerasan

Novel ini merupakan salah satu upaya jitu untuk mencari solusi tawuran.
— Baskara T. Wardaya; Sejarawan

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-0519-6
Price :
Rp 48,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
19 June 2014
Format :
Softcover
Category :
Poetry
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Halimah Munawir

Terlahir di Cirebon dengan nama Halimah pada 18 Januari 1964. Menikah dengan mantan pacar, Munawir Anwar. tahun 1988 . Putri sulungnya mahasiswi S2 di UI, putri keduanya, kuliah di Universitas TRISAKTI, sementara si bungsunya masih kelas dua SMP.



Sejak SMA, Halimah sudah suka menulis dan sering mengisi majalah dinding sekolah dengan puisi dan cerpen. Selepas SMA, ia terjun ke dunia jurnalistik sambil menimba ilmu di Filsafat Driyarkara. Sejak menikah dan sampai anak kedua berusia 5 tahun, ia aktif di Harian Indonesia.



Ia memiliki pengalaman menulis sejak mahasiswi dan bersama Kelompok Studi Proklamasi telah menulis buku tentang agama dan masalah-masalah pembangunan. Di penghujung tahun 1988, bersama suami meluncurkan Sukses Story Nila Sari dan di 2006 menulis buku Fotobiografi Mbok Berek.



The Sinden adalah novel yang telah ditulis beberapa tahun silam. Oleh karena kesibukannya sebagai seorang istri pengusaha, novel ini baru dapat terselesaikan sekarang.