Agility: Bukan Singa yang Mengembik

Agility: Bukan Singa yang Mengembik

Author: Rhenald Kasali

Category: Economics & Accounting

“Seratus kambing yang dipimpin seekor singa akan jauh lebih berbahaya ketimbang seratus singa yang dipimpin seekor kambing,” ungkap diplomat Prancis, Charles Maurice de Talleyrand.

Ungkapan itu menjadi penting di abad ini ketika Indonesia tengah berada pada kawasan perubahan yang disebut sebagai the edge of chaos. Ya, inilah area yang didefinisikan para ahli sebagai kawasan yang terletak antara dua tanah berbatas.

Lalu, apa yang mesti kita lakukan?

Buku ini mengisahkan bagaimana mereka yang pernah berada di ambang kekacauan (edge of chaos) dengan gerak sigap menata diri dan organisasinya. Semua berpuncak pada pentingnya kita—baik individu, perusahaan, atau organisasi apa pun—untuk menjadi lebih agile. Lebih lincah, lebih cepat, dan lebih liat dalam merespons setiap perubahan yang terjadi di lingkungan kita.

www.rumahperubahan.com

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-1198-2
Price :
Rp 140,000
Total Pages :
0 pages
Size :
18 x 24
Published :
29 January 2015
Format :
Softcover
Category :
Economics & Accounting
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Rhenald Kasali

Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. adalah guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Saat terjadi krisis moneter 1998, dialah yang memunculkan gagasan kewirausahaan, yang saat itu masih dianggap sebagai keniscayaan. Ia juga merupakan pelopor pembaruan berpikir dan bertindak yang dibangun dengan kesadaran bahwa manusia adalah seorang transformator. Oleh karena itu, pada 2007, ia mendirikan yayasan Rumah Perubahan untuk mewujudkan impian-impian perubahan yang digagasnya. Pada 2018, ia dianugerahi penghargaan Writer of the Year oleh IKAPI. Selama 2014 hingga 2021, ia beberapa kali masuk dalam daftar “Top 30 Global Gurus in Management” oleh lembaga Global Gurus. Buku ini adalah karya ke-37 dalam 41 tahun kariernya sebagai pendidik.