Citius, Altius, Fortius: Di Dada Seorang Prajurit Marinir
Author: Djoko Pramono
Category: Biography
MERAH PUTIH DI DADANYA.
Sebagai prajurit marinir, karier Bapak Djoko Pramono melewati hampir semua jabatan inti sesuai jenjang kepangkatan yang dilaksanakannya dengan baik. Puncak kariernya dicapai ketika menjabat Komandan Korps Marinir dengan pangkat mayor jenderal. Selain prajurit profesional, beliau adalah seorang atlet andal dan pembina prestasi olahraga yang tekun, bertanggung jawab, dan berani mengambil risiko demi keberhasilan tugas.
Sebagai seorang “motivator ulung berintegritas tinggi”, beliau mampu membakar semangat rekan-rekan, prajurit bawahan, atau atlet binaannya untuk menghasilkan prestasi maksimal.
Buku ini berkisah tentang pengalaman beliau, dimulai ketika mengikuti pendidikan di AAL, terlibat pertempuran dalam operasi militer, hingga berbagai penugasan lainnya. Tertuang pula kiprah beliau dalam melahirkan prestasi olahraga tingkat internasional dengan merebut kembali gelar Juara Umum SEA Games pada 1997 dan membawa atlet angkat besi Indonesia meraih medali di Olimpiade Sydney tahun 2000. Beliau adalah prajurit pejuang profesional yang menyerahkan seluruh hidup, jiwa raga, serta daya dan pikirannya bagi kejayaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia tercinta.
Lukisan potret diri ini merupakan kenang-kenangan tanda persahabatan dari keluarga Korps Marinir yang dibuat oleh salah seorang anak buah sebagai penghargaan atas kepemimpinan beliau.
“Sebagai seorang prajurit marinir yang berkarier sempurna, Bapak Djoko Pramono adalah seorang pembina prestasi olahraga yang sangat profesional. Beliau tidak sekadar duduk di belakang meja, melainkan juga senantiasa terjun ke lapangan untuk memantau penerapan prinsip-prinsip pembinaan prestasi olahraga yang beliau gariskan serta memotivasi atlet untuk meraih prestasi setinggi-tingginya. Tak heran kalau beliau dikenal bertangan dingin dalam menangani pembinaan prestasi olahraga.” —Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar Ketua Umum KONI Pusat 2003-2007