Historical Romance: Penakluk Sang Lady

Historical Romance: Penakluk Sang Lady

Author: Sabrina Jeffries

Category: Amore

Lady Celia Sharpe selalu takut dengan pernikahan… tetapi gara-gara ultimatum sang nenek, kini masa depannya dan juga kakak-kakaknya bergantung pada hal itu.

Ultimatum sang nenek harus dipenuhi dalam dua bulan. Celia diwajibkan mencari calon suami potensial dan menikah dengan pria itu. Tiga pria telah ia pilih, dan ia meminta Jackson Pinter, sang detektif, untuk menyelidiki latar belakang mereka.

Tak hanya menyelidiki pria-pria yang mendekati Lady Celia, Jackson juga disewa oleh keluarga Sharpe untuk menyelidiki kematian orangtua mereka. Hal itu membuat Lady Celia dan Jackson lebih sering menghabiskan waktu berdua. Dan, setelah sekian lama berusaha menutupi perasaannya dengan rapat, Jackson tak sanggup lagi menahan diri.

Tetapi, ketika Jackson menawarkan pernikahan kepada Celia, justru sang nenek yang kali ini menolaknya. Mrs. Plumtree lebih baik membatalkan ultimatumnya, daripada membiarkan Celia menikah dengan pria itu.

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-2296-4
Price :
Rp 68,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
26 November 2015
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sabrina Jeffries

Sabrina Jeffries adalah penulis terlaris New York Times yang menulis lebih dari 50 novel dan karya fiksi pendek (beberapa ditulis dengan nama samaran Deborah Martin dan Deborah Nicholas). Jeffries juga adalah pembicara ternama, di tahun 2010 dia ditunjuk sebagai pembawa acara untuk National Romance Writers of America’s 30th Anniversary Awards Ceremony.

Di waktu luangnya Jeffries menghabiskan waktu untuk bepergian dengan suami dan putranya atau tenggelam dengan beberapa kegemarannya—teka-teki jigsaw, cokelat, dan musik.

Kini, dengan lebih dari 9 juta buku yang dicetak dalam lebih dari 20 bahasa, penulis dari North Carolina ini tidak pernah menyesal meninggalkan karir awal dirinya di bidang akademik (dia memiliki gelar Ph.D. dalam sastra Inggris) untuk kegemerannya dalam menulis fiksi, dan berharap suatu hari buku karyanya akan menyelamatkan dunia.

Jeffries selalu bermimpi besar.