Perempuan Bersampur Merah

Perempuan Bersampur Merah

Author: Intan Andaru

Category: Literary

Tragedi tahun 1998 tidak akan pernah hilang dari ingatan Sari. Tak hanya kehilangan bapak yang tertuduh sebagai dukun santet, Sari juga kehilangan paman sekeluarga—yang seketika pergi meninggalkan kampung lantaran mendapat stigma.

Untuk mencari jawaban atas kematian bapaknya, Sari menuliskan daftar nama orang yang ikut mengarak pembantaian bapaknya pada selembar kertas. Karena mengharapkan bantuan, ia bagikan kertas tersebut kepada dua sahabatnya, Rama dan Ahmad.

Pencarian itu rupanya tidak hanya membawa Sari bergabung dalam sanggar tari gandrung yang penuh rahasia, tetapi juga mengubah persahabatan Sari-Rama-Ahmad menjadi kisah cinta yang rumit. Cinta yang akhirnya menuntun mereka bertiga kembali pada tragedi di tahun kelam itu.

***

“Sebagai dokter sekaligus penulis, stetoskop Intan Andaru berfungsi ganda. Ia pergunakan itu untuk menganalisis sakit ragawi dan non ragawi manusia. Karya-karyanya merupakan perpaduan dari pembacaan jarak jauhnya tentang manusia dan pertemuannya dengan ragam manusia yang dilengkapi keluh-kesah dari hati ke hati. Dalam karya ini, ia melengkapinya juga dengan pengalaman serta trauma latar kota kelahirannya—Banyuwangi. Tak heran bila karya ini menarik.” (Sujiwo Tejo—Budayawan)

No. GM :
619173009
ISBN :
978-602-06-2195-1
Price :
Rp 70,000
Total Pages :
216 pages
Size :
13,5x20cm
Published :
07 January 2019
Format :
Softcover
Category :
Literary
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Intan Andaru

Bernama asli Intan Andaru, lahir di Banyuwangi pada 20 Februari 1990. Setelah lulus dari Universitas Airlangga, penulis menjalani program internship di Ngawi, dan melanjutkan karier sebagai dokter PTT di pelosok Halmahera Selatan. Sempat menjadi inisiator komunitas RAK KACA (Gerakan Suka Membaca) serta pendiri perpustakaan umum di daerah tempatnya menjalani PTT. Sewaktu kuliah, penulis juga aktif di beberapa kegiatan intra maupun ekstrakampus dan pernah menjadi ketua organisasi penyayang anak Swayanaka Indonesia Regional Surabaya. Karya lain dapat dinikmati dalam bentuk novel Teman Hidup (Diva Press, 2017), Namamu dalam Doaku (Diva Press, 2015), kumcer Saat Waktu Berkejaran (Self Publishing, 2013 ),mini novel LDR Tentang Kamu, Aku, dan Jarak (Grasindo, 2015), dan beberapa antologi cerpen di antaranya: Jatuh di Hatimu (Matahari, 2014), Orang Bunian (Unsa Press, 2015), dan Kupu-Kupu Kematian (Unsa Press, 2016). Dapat ditemui di Twitter/IG: @andaruintan facebook: Intan Andaru