Sitayana

Sitayana

Author: Cok Sawitri

Category: Literary

“Dunia boleh menghiburku, dunia boleh memujaku, tetapi aku yang tahu, apa yang kurasakan dari sejak perkawinan hingga saat ini. Dan aku tidak sepakat dengan ketidakadilan yang dibebankan kepadaku. Hukum yang kalian bentuk meminta perempuan sebagai istri untuk setia, untuk taat atas segala apa pun yang kalian nyatakan sebagai kebenaran. \"Bahkan atas nama dharma, atas nama kebenaran. Jujurlah kepadaku, tanpa perempuan, kehidupan di muka bumi akan habis. Tetapi kalian takut untuk mengakuinya, dan membiarkan kekuatan tulang dan senjata menentukan masa depan hidup ini.”

Sita

Ini kisah tentang Sita, perempuan yang lahir dari bumi, yang dinikahi Rama sebagai hadiah sayembara, yang dienggani Agni karena kesetiaannya, dan yang dicintai sepanjang masa oleh Rawana.

No. GM :
619202038
ISBN :
978-602-03-7883-1
Price :
Rp 95,000
Total Pages :
370 pages
Size :
13,5x20cm
Published :
24 June 2019
Format :
Softcover
Category :
Literary
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Cok Sawitri

Cok Sawitri lahir di Sidemen, Karangasem, Bali, 1 September 1968. Beberapa karyanya yang telah diterbitkan adalah Teh Ginseng, kumpulan puisi bersama Sanggar Minurn Kopi Bali (1992), Negeri Bayang-Bayang, antologi puisi, geguritan dan cerpen (1996) Yayasan Seni Surabaya, kumpulan buku seniman tua Gianyar, Bali (1996), kumpulan puisi Bali Behind The Sceen, cerpen \\\\\\\"Rahim\\\\\\\" dalam Mata Yang Indah: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2001, cerpen \\\\\\\"Mati Sunyi\\\\\\\" dalam Sepi Pun Menari di Tepi Hari: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2004. Ia juga aktif dalam dunia teater. Karya teaternya telah dipentaskan di berbagai tempat, antara lain Pernbelaan Dirah (1999), Puitika 1/4 Melamar Tuhan (2000), Puitika Melamar Tuhan (2001), Aku Bukan Perempuan Lagi (2004), Badan Bahagia (2004) dan Wisuda Gumi (2005). Karya lain berupa artikel, puisi, cerpen, artikel, features dan wawancara tersebar di Bali Post, Bali Echo, Nusa Tenggara, Lalitudes, Jurnal Kalam, Kornpas, Gatra, Jurnal Perempuan, The Jakarta Post, dan Bali Rebound.