Muara Cinta

Muara Cinta

Author: Fadel Ilahi Eldimisky

Category: Romance

Semuanya berawal dari Adzim, anak muda Afghanistan yang nyawanya tak tertolong. Fahmi, mahasiswa Indonesia Jurusan Sejarah Universitas Damaskus yang menolong Adzim, jadi berkenalan dengan Fatma, kakak Adzim. Perkenalan tak disengaja ini akhirnya menyeret Fahmi ke jalan cinta heroik nan berliku yang menghadirkan Nur Aini yang cantik dan Syekh Munir dari Pakistan yang congkak serta kejam.

”...Aku benar-benar mabuk bayangan Fatma. Ke mana pun pandangan kuarahkan, aku ingin Fatma ada di sana. Aku ingin tiap langkah yang kuayunkan akan berujung di hadapan Fatma. Aku hanya ingin bersama Fatma. Titik.”

Tapi, tak mudah mendapatkan cinta Fatma. Fahmi harus berjuang keras. Sebab setelah Taliban menguasai Kabul dan merenggut nyawa keluarga Fatma, gadis itu merasa sudah mati. Nyawa di tubuhnya hanya menyisakan satu palung cinta, dan itu bukan untuk laki-laki pujaannya. Perjuangan cinta Fahmi memuncak ketika menggelar konser akbar yang melibatkan seluruh mahasiswa Indonesia di Damaskus dan orang-orang kedutaan.

Lalu, di manakah cinta mereka akan bermuara?

Novel ini bercerita tentang cinta Fatma, perempuan suku Hazara- Afghanistan. Dengan latar Syria sebelum perang, novel ini sarat sejarah perkembangan awal khilafah Islam dan munajat-munajat yang memilukan.

No. GM :
619202033
ISBN :
978-602-06-2990-2
Price :
Rp 88,000
Total Pages :
240 pages
Size :
13.5x20cm
Published :
12 August 2019
Format :
Softcover
Category :
Romance
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Fadel Ilahi Eldimisky

Fadel Ilahi Eldimisky lahir di Probolinggo pada tahun 1976. Selulus SD, Fadel menempuh pendidikan keislaman non-kurikulum di Madrasah Asas Lil Ulumil Islamiyah, Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan-Probolinggo, selama enam tahun. Setelah itu, Fadel menjadi mahasiswa Universitas Ulum Islamiyah Wal Arabiyah, jurusan Sastra Arab, di Damaskus, Republik Arab Syria. Tapi, di tahun ketiga, universitasnya ditutup oleh pemerintah setempat karena ditengarai sebagai perguruan tinggi oposisi. Fadel lalu pindah ke Kuliah Dakwah Abu Nur, cabang Libya, tapi di-DO sampai dua kali karena jarang kuliah. Terakhir, Fadel ”terpaksa” menjadi mahasiswa ”partisipan” (nir-gelar) di satu-satunya perguruan tinggi negeri di Syria, Universitas Damaskus, agar bisa mendapatkan izin tinggal dari keimigrasian setempat. Sampai pulang ke Indonesia lima tahun kemudian, tidak ada selembar ijazah pun yang Fadel bawa. Aktif menulis puisi sejak berusia 13 tahun. Pada tahun 1993, puisi-puisinya merajai program-program pembacaan puisi di salah satu stasiun radio di Probolinggo. Puisinya yang berjudul Berdiam Demi Diammu sampai dibaca berulang-ulang. Puisinya yang lain, Sajak Tentang-Tentang mendapat aplaus yang luar biasa ketika dibacakan di acara temu mahasiswa se-Asia Tenggara di Damaskus pada tahun 2000. Puisi-puisi Fadel dimuat di Jawa Pos, Jawa Pos Radar Bromo, dan beberapa media lokal.

Fadel juga menulis cerpen. Tiga puluh delapan cerpen karya Fadel dimuat di Jawa Pos Radar Bromo dari tahun 2009-2013. Sebagian dari cerpen-cerpen itu sudah diterbitkan dalam Kumpulan Cerpen Masjid Para Maling (Bildung, 2019). Cerpen Bingung terpilih sebagai salah satu cerpen dari 15 Penulis Emerging Ubud Writers and Readers Festival 2014 dan diterbitkan dalam antologi dwibahasa, Saraswati: Knowledge and Wisdom. Novel perdana Fadel Ustadz Playboy ( Jakarta: Sauzan) terbit tahun 2009. Sekarang Fadel aktif mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di Madrasah Aliyah Syafi’iyah dan SMP Insan Terpadu, Probolinggo, Jawa Timur.

Books by Fadel Ilahi Eldimisky